MA India Gelar Sidang Petisi soal Deportasi Rohingya

Sonya Michaella    •    Selasa, 05 Sep 2017 12:40 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
MA India Gelar Sidang Petisi soal Deportasi Rohingya
Pengungsi Rohingya yang tinggal di India. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, New Delhi: Mahkamah Agung India sepakat mendengarkan permohonan para aktivis dan pengacara yang menolak rencana pemerintah mendeportasi sekitar 40 ribu pengungsi Rohingya.

Sebuah petisi pun sudah diajukan atas nama dua orang Rohingya yang tinggal di New Delhi, setelah mereka melarikan diri dari desa mereka di Rakhine.

Bulan lalu, pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi mengaku akan segera mendeportasi semua pengungsi, termasuk Rohingya. Bahkan, pemerintah juga akan mengusir pengungsi yang terdaftar dalam agensi pengungsian PBB.

"MA menyadari urgensinya. Itulah mengapa mereka sepakat untuk mendengarkan dari kedua sisi," kata seorang pengacara, dikutip dari Channel News Asia, Selasa 5 September 2017.

"Anda tidak bisa menghancurkan hidup seseorang yang telah berantakan sebelumnya. Itu akan menjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia," lanjut dia.

Ketika dikonfirmasi ke pihak pemerintah, juru bicara Kementerian Dalam Negeri India, K.S Dhatwalia menolak berkomentar banyak. Ia hanya mengatakan bahwa pemerintah akan mengajukan kasus ini ke pengadilan.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri India Kiren Rijuju mengatakan, pemerintah telah diarahkan untuk mengidentifikasi, menangkap dan mendeportasi semua imigran ilegal, termasuk Rohingya.

"Kami akan mendeportasi mereka karena kami tidak menandatangani kesepakatan pengungsi," kata Rijuju. 

Bahkan, India menganggap kehadiran Rohingya menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional. 

 


(WIL)