Lukisan Kontemporer Warnai Peringatan 50 Tahun Hubungan RI-Singapura

Sonya Michaella    •    Rabu, 13 Sep 2017 09:43 WIB
indonesia-singapura
Lukisan Kontemporer Warnai Peringatan 50 Tahun Hubungan RI-Singapura
Dubes Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar (paling kanan) bersama para seniman (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Pameran seni lukis kontemporer menjadi salah satu acara peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Singapura yang digelar di Jakarta, mulai kemarin.
 
"Pameran seni lukis ini menggambarkan semangat kedua negara yang telah menjalin hubungan diplomatik selama 50 tahun," ujar Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar saat memberikan pidato pembukaan di World Trade Center 2, Jakarta, Selasa 12 September 2017.
 
Meresmikan pembukaan pameran seni kontemporer ini, Dubes Anil berharap hubungan people to people contact antara warga Singapura dan Indonesia tetap terjalin baik dan harus meningkat di masa depan.
 
"50 tahun bukanlah waktu yang singkat. Untuk itu, hubungan antara Indonesia dan Singapura sejauh ini sudah semakin kuat," lanjut dia.
 
Sementara itu Head Director Singapore Tourism Board, Raymond Lim, menilai acara ini merupakan cerminan dari semangat diplomatik antara kedua negara.
 
"Beberapa hasil seni yang ditampilkan oleh seniman sangat mencerminkan budaya Singapura. Salah satunya adalah hasil karya dari Naufal Abshar," ujar Raymond.


Salah satu hasil karya seni memperingati 50 tahun hubungan diplomatik RI-Singapura (Foto: Sonya Michaella)
 
Naufal Abshar, 24 tahun, sempat menimba ilmu di LASALLE College of the Art dan Goldsmith University of London. Beberapa lukisan hasil karyanya dipamerkan di acara tersebut yaitu Merlion dan Self Potrait - Through the Looking Glass.
 
Menurut Naufal, lukisan yang ia pamerkan dalam acara tersebut memiliki terinspirasi dari pengalamannya selama tinggal di Singapura. Ia juga mengatakan, hasil karya ini memiliki hubungan dengan peringatan hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura yang ke-50 tahun.
 
"Saya merasa pengalaman tinggal selama di Singapura mempengaruhi hasil karya saya," ujar Naufal.
 
Selain Naufal, ada beberapa seniman lainnya yang juga turut memamerkan hasil karyanya, di antaranya Irfan Hendrian, Robert Zhao, dan Kinez Riza. Acara pameran seni lukis ini sendiri akan berlangsung hingga selama satu bulan, dimulai dari 12 September hingga 12 Oktober mendatang bertempat di Lobby World Trade Center 2, Jakarta.

(FJR)