Korut Awali Masa Berkabung Nasional untuk Fidel Castro

Willy Haryono    •    Senin, 28 Nov 2016 16:57 WIB
fidel castro wafat
Korut Awali Masa Berkabung Nasional untuk Fidel Castro
Seorang wanita berjalan melewati deretan bendera Korut yang berkibar setengah tiang di Pyongyang dalam masa berkabung nasional untuk Fidel Castro, 28 November 2016. (Foto: AFP/ED JONES)

Metrotvnews.com, Pyongyang: Korea Utara memulai masa berkabung nasional selama tiga hari pada Senin 28 November untuk mantan pemimpin Kuba Fidel Castro.

Pyongyang menyebut Castro sebagai "sahabat dekat" dan sekutu heroik dalam upaya melawan agresi Amerika Serikat (AS). 

Bendera Korut berkibar setengah tiang di bangunan pemerintahan di seantero Korut sebagai penanda hormat terhadap Castro, sang ikon revolusi di Kuba. 

Di stasiun kereta api bawah tanah Pyongyang, pengguna kereta komuter berkerumun di depan pajangan kaca berisi obituari Castro yang dirilis surat kabar Rodong Sinmun. Salah satu bendera yang terdapat di sana adalah foto Castro yang mengenakan baju militer. 

Castro pernah berkunjung ke Korut pada 1986 dan menemui pemimpin Kim Il-sung. Castro kemudian mendapat gelar "pahlawan DPRK (Korut)" atas usahanya memperkuat hubungan kedua negara dalam "berjuang di pergerakan anti-AS."


Berita kematian Fidel Castro dipasang di stasiun bawah tanah Pyongyang. (Foto: AFP)

Kim Hong-chol, 76, mantan peneliti literatur di Pyongyang, mengaku mengingat kunjungan Castro. 

"Dia tokoh revolusioner hebat. Hingga akhir dia mendukung dan membela revolusi kami, dan berjuang untuk kemerdekaan anti-imperialis dan anti-Amerika," tutur Kim kepada AFP

Saat ditanya mengenai restorasi hubungan AS dengan KUba, Kim menyebut Havana sedang melakukan "taktik untuk keuntungan revolusi."

Pemimpin Korut saat ini, Kim Jong-un, telah mengirim pesan duka atas kematian Castro. Ia menyebut Castro sebagai "teman dekat" warga Korea. 

Sebuah delegasi resmi Korut yang dipimpin ajudan senior Kim dan wakil ketua Partai Pekerja bertolak ke Havana untuk menghadiri upacara pemakaman Castro.

Fidel Castro wafat di Havana, Kuba pada Jumat 25 November. Pengumuman ini dikeluarkan oleh adiknya, Presiden Raul Castro.

Lahir di Biran, Kuba 90 tahun lalu, Fidel Castro berasal dari keluarga petani kaya. Dia dididik di sekolah Jesuit sebelum kuliah di Universitu of Havana jurusan hukum. 
 
Setelah bekerja sebagai pengacara selama tiga tahun, dia berencana untuk mencoba masuk ke parlemen pada 1952. Tetapi pemerintahan saat itu dijatuhkan oleh Jenderal Fulgenco Batista dalam sebuah kudeta.
 
Castro menuduh Batista yang didukung oleh AS, melanggar konstitusi dan memimpin serangan ke Barak Moncada milik Batisita di Provinsi Oriente. Penyerangan itu gagal dan Castro dipenjara hingga 15 tahun dan dibebaskan pada 1955, sebelum akhirnya mengasingkan diri di Meksiko dan AS.




(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA