Di Tengah Kasus 1MDB, PM Malaysia Luncurkan Aplikasi Telepon Seluler

Sonya Michaella    •    Kamis, 13 Oct 2016 10:54 WIB
1mdb
Di Tengah Kasus 1MDB, PM Malaysia Luncurkan Aplikasi Telepon Seluler
PM Malaysia, Najib Razak (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Di tengah kasus korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menimpanya, Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak baru saja meluncurkan sebuah aplikasi telepon seluler.

Aplikasi itu dibuat guna mempermudah warga Malaysia untuk berkomunikasi dengan orang nomor satu di pemerintahan Negeri Jiran.

Seperti dilansir Asian Correspondent, Kamis (13/10/2016), aplikasi bernama Najib Razak ini bisa dipasang di ponsel iPhone dan Android memang dirancang khusus untuk mempermudah komunikasi warga Malaysia dan PM Najib.

Dalam akun twitter resminya, Najib turut mempromosikan peluncuran aplikasi yang bisa diunduh terhitung mulai Rabu kemarin.

"Saya telah luncurkan aplikasi Najib Razak yang akan membantu anda mengikuti perkembangan informasi terkini," kata Najib melalui akun twitter resminya.



Para pengguna aplikasi tersebut dapat mengakses segala macam informasi berkaitan dengan kebijakan dan pemikiran-pemikiran Najib. Aplikasi ini juga memungkinkan para pengguna mengakses media sosial resmi Najib.

Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan segala informasi terkait sejarah biografi Najib Razak.

Aplikasi ini diluncurkan di tengah tudingan skandal korupsi yang menimpa PM Najib. Ia dituding telah menggelapkan dana lembaga investasi 1MDB ke rekening pribadinya sebesar hampir USD700 juta.

Tudingan yang berujung penyelidikan di berbagai negara itu kian memicu aksi protes masyarakat Malaysia yang menginginkan Najib lengser.

Berbagai tokoh politik seperti mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim turut dalam barisan pemrotes. Najib membantah seluruh tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa aliran dana ke rekening pribadinya adalah kiriman dari Raja Saudi.


(WIL)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

22 hours Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA