Duterte Mengaku Tak Mampu Hentikan Tiongkok di Laut China Selatan

Willy Haryono    •    Minggu, 19 Mar 2017 21:55 WIB
laut china selatanfilipina
Duterte Mengaku Tak Mampu Hentikan Tiongkok di Laut China Selatan
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Manila: Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengaku tidak mampu menghentikan Tiongkok dalam melakukan pembanguan di wilayah sengketa Scarborough Shoal di Laut China Selatan. 

Wali Kota Sansha, Tiongkok, dilaporkan sedang membangun sebuah stasiun pemantau lingkungan di Scarborough Shoal, yang direbut Beijing dari Filipina pada 2012. 

"Kita tidak dapat menghentikan Tiongkok dalam melakukan (pembangunan) itu," kata Duterte kepada awak media, seperti dikutip AFP, Minggu 19 Maret 2017. 

"Apa yang kalian harapkan? Mendeklarasikan perang melawan Tiongkok. Saya tidak bisa. Kita akan kehilangan semua personel militer dan polisi dan kita akan menjadi sebuah negara yang hancur," sambung dia dalam konferensi pers sebelum bertolak ke Myanmar. 

Duterte mengaku akan berkata ke Tiongkok: "Biarkan perairan itu terbuka dan jangan ganggu penjaga pantai kami."

Ia juga menyinggung kekhawatiran atas adanya sejumlah kapal survei Tiongkok di dekat Benham Rise -- perairan di timur pulau Luzon yang diakui PBB sebagai milik Filipina. 

Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana mengaku khawatir atas penampakan sejumlah kapal dekat area tersebut, yang terkadang berlangsung hingga sebulan. 

Filipina di bawah pendahulu Duterte, Benigno Aquino, secara aktif menantang klaim Tiongkok di Laut China Selatan. Namun Duterte, yang menjadi presiden tahun lalu, mengubah sikap pemerintah dan mencari investasi bernilai miliaran dolar dari Tiongkok. 

"Perekonomian kita sedang membaik karena bantuan Tiongkok. Kenapa kalian harus merasa terhina hanya karena (kapal) mereka melintas?" ungkap Duterte saat ditanya soal penampakan di Benham Rise. 

Beijing telah mengklaim banyak area di sekitar pulau-pulau kecil dan karang di Spratly, Laut China Selatan, dan juga mendirikan beberapa fasilitas militer di sana. 

Sejumlah analis mengingatkan bahwa instalasi militer Tiongkok di Scarborough Shoal akan mengubah situasi secara radikal karena hanya berjarak 230 kilometer dari Luzon.


(WIL)

Imbas Teror Bom Manchester, Chelsea Tunda Parade Juara
Serangan Teror di Kota Manchester

Imbas Teror Bom Manchester, Chelsea Tunda Parade Juara

9 hours Ago

Untuk menghormati mereka yang menjadi korban, manajemen Chelsea akhirnya memutuskan untuk menunda…

BERITA LAINNYA