Filantropi Indonesia Kontribusi Penuh dalam Pencapaian SDGs 2030

Sonya Michaella    •    Kamis, 06 Oct 2016 12:59 WIB
filantropi
Filantropi Indonesia Kontribusi Penuh dalam Pencapaian SDGs 2030
Festival Filantropi Indonesia di JCC (Foto: Sonya Michaella/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Filantropi di Indonesia kini mulai dikenal masyarakat dan mulai banyak yang bergabung, tak terkecuali para anak muda.
 
"Dulu masih sedikit yang bergabung, karena belum familiar apa itu filantropi. Tapi sekarang sudah banyak yang bergabung, terutama anak muda," ujar Erna Witoelar, Co-Chair dari Filantropi Indonesia, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (6/10/2016).
 
Filantropi sendiri adalah tindakan seseorang yang mencintai sesama manusia serta nilai kemanusian, sehingga menyumbangkan waktu, uang, dan tenaganya untuk menolong orang lain.
 
Filantropi Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi dan membantu pencapaian dari 17 tujuan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)
 
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun sangat berkonsentrasi terhadap pencapaian SDGs. Hal ini ditunjukkan dengan dijadikannya SDGs sebagai tema utama pada Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS) bulan lalu.
 
"Filantropi tak hanya untuk kesehatan dan kemanusiaan tapi untuk semua aspek di SDGs," lanjutnya lagi.
 
Ia menambahkan bahwa semua pencapaian di SDGs menjadi prioritas dari Filantropi Indonesia. Keamanan sosial juga diperlukan untuk 17 pencapaian tujuan berkelanjutan tersebut.
 
"Untuk implementasinya sendiri masih harus banyak yang dilakukan untuk pencapaian ini," pungkasnya.
 
Terdapat lebih dari 100 booth aksi kemanusiaan yang dipamerkan di Festival Filantropi Indonesia ini, termasuk Media Group Dompet Kemanusiaan yang membawahi Yayasan Media Group, Yayasan Sukma dan Kick Andy Foundation.



(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA