Tiongkok Bantah Langgar Resolusi PBB soal Minyak Korut

Marcheilla Ariesta    •    Jumat, 29 Dec 2017 17:30 WIB
korea utarationgkok
Tiongkok Bantah Langgar Resolusi PBB soal Minyak Korut
Ilustrasi kapal tanker. (Foto: Medcom.id)

Beijing: Tiongkok membantah tudingan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengatakan Negeri Tirai Bambu telah membantu Korea Utara (Korut) mencari celah dari sanksi yang dijatuhkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Bantahan dilontarkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying.

"Serangkaian laporan yang kami dengar mengenai situasi saat ini tidak sesuai dengan fakta," tegas Hua, seperti dilansir laman AFP, Jumat 29 Desember 2017.

Beijing mengaku tidak akan melanggar resolusi PBB yang telah disepakati, termasuk mengenai pembatasan pengiriman produk minyak ke Korut.

"Kami tidak akan membiarkan warga negara atau perusahaan terlibat dalam kegiatan yang melanggar resolusi PBB," sambungnya.

Sebelumnya, Trump mengaku kecewa terhadap Tiongkok yang dinilainya tidak tegas atas implementasi sanksi terhadap Korut. Dalam tulisan di akun Twitter, Trump menuduh Tiongkok telah "tertangkap basah" menyalurkan minyak ke Korut. 

Baca: Trump Tuduh Tiongkok Ketahuan Kirim Minyak ke Korut

Dia menegaskan tak akan pernah ada "solusi damai" atas krisis Semenanjung Korea jika minyak tetap disalurkan ke Pyongyang.

"Tertangkap basah! Sungguh sangat kecewa bahwa Tiongkok mengizinkan penyaluran minyak ke Korea Utara. Tidak akan pernah ada solusi jika hal seperti ini terus terjadi!" cuit Trump.

Surat kabar Korea Selatan (Korsel) Chosun Ilbo melaporkan bahwa kapal tanker Tiongkok diam-diam memindahkan minyak ke kapal-kapal Korut.

Mengutip pejabat pemerintah Korsel, surat kabar tersebut mengatakan pengiriman minyak dari kapal ke kapal secara ilegal terekam satelit mata-mata AS.



(WIL)