Kru Cathay Pacific Mengaku Lihat Misil Korut di Angkasa

Willy Haryono    •    Senin, 04 Dec 2017 14:21 WIB
penerbangan duniakorea utararudal korut
Kru Cathay Pacific Mengaku Lihat Misil Korut di Angkasa
Misil terbaru yang diluncurkan Korut pada 29 November 2017 terbang lebih tinggi dari sebelum-sebelumnya. (Foto: AFP/KCNA)

Hong Kong: Kru di dalam pesawat maskapai Cathay Pacific yang sedang terbang di atas Jepang mengaku melihat sebuah misil. Diduga kuat misil tersebut berasal dari Korea Utara. 

Pihak maskapai mengonfirmasi kepada BBC bahwa para kru menyaksikan "sebuah misil" yang kembali masuk ke atmosfer Bumi usai diluncurkan. Kejadian tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas udara Cathay Pacific. 

Pada 29 November, Korut mengklaim menguji coba misil antarbenya terbaru yang disebut-sebut dapat diluncurkan hingga ke daratan utama Amerika Serikat (AS).

Dideskripsikan Pyongyang sebagai yang "terkuat" sejauh ini, misil tersebut jatuh di perairan Jepang. Misil ini terbang lebih tinggi dari beberapa lainnya yang telah diluncurkan rezim Kim Jong-un.

Menurut kantor berita South China Morning Post, Manajer Operasional Cathay Pacific Mark Hoey mengatakan kepada para stafnya bahwa "hari ini kru CX893 mengirimkan laporan yang berbunyi, 'waspada, kami melihat misil DPRK meledak dan hancur di dekat lokasi kami.'"

Misil itu juga dilaporkan telah dilihat dua pesawat Korea Selatan yang bertolak dari AS menuju Seoul.

Tidak seperti negara lain, Korut biasanya tidak mengumumkan peluncuran misil. Ini artinya, misil bisa diluncurkan begitu saja dan membahayakan segala jenis penerbangan.

Korut diketahui memiliki data penerbangan sipil internasional, sehingga seharusnya mengetahui lalu lintas udara sebelum meluncurkan misil.

Meski risiko misil mengenai pesawat relatif rendah, hal ini merupakan sesuatu yang patut dikhawatirkan semua maskapai. 

Awal Agustus, Air France memperluas zona dilarang terbang mereka di sekitar Korut setelah salah satu pesawat mereka sempat terbang dekat misil Pyongyang.

 


(WIL)