Empat Pemuda Wakili RI di Future Leaders Connect 2018

   •    Rabu, 15 Aug 2018 19:01 WIB
indonesia-inggris
Empat Pemuda Wakili RI di Future Leaders Connect 2018
Empat anak muda akan mewakili Indonesia di program Future Leaders Connect 2018. (Foto: British Council)

Jakarta: Organisasi internasional Inggris untuk hubungan budaya dan kesempatan pendidikan, British Council Indonesia, memilih empat pemimpin muda untuk menjadi anggota Future Leaders Connect 2018.

Progam ini adalah sebuah inisiatif besar dari British Council yang bertujuan mengidentifikasi anak muda berprestasi (18 s/d 35 tahun) dari seluruh dunia dan membangun jaringan pemimpin di bidang kebijakan.

Dalam acara pemilihan yang bertempat di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, empat dari sepuluh finalis dipilih menjadi anggota Future Leaders Connect tahun 2018.
 
Menggunakan presentasi gaya TED-x, finalis menyampaikan ide mereka di depan para juri dan tamu selama lima menit untuk menjelaskan mengapa ide yang mereka miliki bisa mengubah dunia. Keempat pemuda itu juga mendemostrasikan bahwa mereka memiliki kapasitas untuk mewujudkannya.

Empat anak muda yang terpilih mewakili Indonesia di Future Leaders Connect 2018 adalah Angga Dwi Martha, Hanif Falah, Isti Toq’ah, dan Tara Puspitarini Sani. 

Mereka akan bergabung dengan anggota Future Leaders Connect lainnya dari seluruh dunia untuk mengikuti program pengembangan kebijakan dan kepemimpinan selama sembilan hari di Inggris. Termasuk diantaranya bertemu dengan politisi di UK Houses of Parliament. di mana mereka menyampaikan ide-ide kebijakan untuk mengatasi berbagai tantangan berat yang dihadapi dunia.

Ian Robinson, Acting Country Director British Council Indonesia mengatakan, "Future Leaders Connect merupakan bagian dari komitmen British Council untuk mengembangkan program kepemimpinan bagi para pemuda di Indonesia."

"Melalui Future Leaders Connect, kami memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk memahami pengembangan kebijakan secara lebih baik lagi dengan mempertemukan mereka dengan para pemimpin dunia, sekaligus membuka kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan keahlian dan menjalin hubungan dengan dunia internasional dalam upaya mereka untuk memberikan dampak positif," lanjut dia.

Future Leaders Connect 2018 menerima 800 aplikasi dari Indonesia untuk berbagai macam topik yang sedang berkembang. Ini menunjukkan banyak anak muda Indonesia yang memiliki semangat tinggi untuk melakukan perubahan melalui pembuatan kebijakan. 

Di acara pemilihan ini juga didiskusikan isu dan ide-ide kebijakan seputar pengentasan kemiskinan, perdamaian dan toleransi agama, lingkungan berkelanjutan, serta isu kesehatan, dimana setiap finalis dinilai dan dievaluasi berdasarkan kriteria tertentu, diantaranya relevansi, kejelasan dalam menyampaikan ide, serta kualitas kepemimpinan.

Isti Toq’ah, salah satu finalis yang terpilih untuk mewakili Indonesia mengatakan, "tantangan global merupakan hal yang tak dapat dihindari dan kita perlu bekerja sama untuk mengatasi tantangan tersebut demi dunia yang lebih baik. Sebagai anak muda Indonesia, saya akan menggunakan kesempatan bergabung dengan Future Leaders Connect untuk meningkatkan keahlian memimpin, menambah pengalaman, dan memberikan kontribusi positif untuk Indonesia.

"Saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada British Council yang telah menyelenggarakan program Future Leaders Connect dan membuka kesempatan kepada anak muda untuk berkontribusi secara positif terhadap masyarakat," ungkap dia.

Program Future Leaders Connect akan diadakan di Inggris pada Oktober tahun ini. Sebelas negara lainnya juga ikut dalam Future Leaders Connect dari British Council: Kanada, Mesir, India, Pakistan, Nigeria, Kenya, Meksiko, Maroko, Tunisia, Amerika Serikat, dan Inggris.


(WIL)