Korban Kebakaran Rumah Sakit India Bertambah, 22 Jiwa Tewas

Arpan Rahman    •    Selasa, 18 Oct 2016 11:28 WIB
kecelakaan india
Korban Kebakaran Rumah Sakit India Bertambah, 22 Jiwa Tewas
Ilustrasi: Reuters

Metrotvnews.com, Bhubaneshwar: Setidaknya 22 orang tewas ketika kebakaran besar terjadi di rumah sakit SUM Bhubaneshwar di Odisha, pada Senin 17 Oktober. 
 
Beberapa orang terluka dalam insiden di pusat kesehatan ini. Korban luka dilarikan ke RS AMRI dan RS Capital di kota itu. 
 
"Saya dapat mengkonfirmasikan kami telah menerima delapan korban tewas akibat kebakaran Rumah Sakit SUM," kata Wakil Direktur RS AMRI Salil Mohanty, seperti dikutip The Times of India, Selasa (18/10/2016).
 
Otoritas RS Capital mengatakan, mereka menerima 14 pasien yang telah dinyatakan meninggal pada saat dibawa ke sana. (Baca: Rumah Sakit di India Terbakar, 19 Orang Meninggal Dunia).
 
Kebakaran itu berkobar pada Senin 17 Oktober malam waktu setempat. Api mulai menyala di bangsal dialisis di fasilitas lantai dua. Setidaknya 30 pasien dilaporkan sedang dirawat di bangsal itu ketika kebakaran terjadi. 
 
"Kami segera bergerak dengan beberapa regu kebakaran dan tim penyelamat. Penyebab dari kebakaran sedang diselidiki," ucap petugas pemadam kebakaran Binoy Behera.
 
"Segera setelah kecelakaan kebakaran, kita memindahkan semua pasien ke tempat-tempat yang lebih aman. Kami juga memecahkan beberapa kaca jendela untuk mencegah sesak napas pasien. Staf kami sendiri yang terlibat untuk menyelamatkan pasien," tutur Wakil Direktur RS SUM Basant Pati.  
 
Salah seorang menteri India, Dharmendra Pradhan, mengatakan, api mulai dari korsleting listrik. Perdana Menteri Narendra Modi menyatakan keprihatinan atas insiden tersebut dan meminta Menteri Kesehatan JP Nadda untuk merujuk korban luka yang kritis ke All India Institute of Medical Sciences.



(FJR)

Massa Anti-Trump Terlibat Bentrok dengan Polisi

Massa Anti-Trump Terlibat Bentrok dengan Polisi

17 minutes Ago

Jelang inaugurasi Donald Trump, massa anti-Donald Trump dikabarkan terlibat bentrok dengan petugas…

BERITA LAINNYA