Utusan Australia Tegaskan ISIS Tidak Merepresentasikan Islam

Willy Haryono    •    Rabu, 19 Jul 2017 12:06 WIB
isisindonesia-australia
Utusan Australia Tegaskan ISIS Tidak Merepresentasikan Islam
?Ahmed Fahour, utusan Australia untuk Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) (Foto: Willy Haryono/Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perhatian dunia tertuju kepada Islamic State (ISIS) sejak kelompok militan itu mendeklarasikan kekhilafahan di Irak dan Suriah pada 2014. 
 
ISIS terus melancarkan aksi teror di kedua negara tersebut, dan menyebarkan pengaruhnya ke seluruh dunia via propaganda di dunia maya. Kebrutalan ISIS telah menewaskan ratusan ribu, bahkan jutaan orang sejak tiga tahun lalu.
 
Sepak terjang ISIS menyudutkan nama Islam dan seluruh Muslim di dunia. Ahmed Fahour, utusan Australia untuk Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), menegaskan bahwa ISIS tidak merepresentasikan agama. 
 
"Daesh (nama lain ISIS) tidak merepresentasikan Islam, tidak merepresentasikan kita semua," ujar Ahmed dalam pidatonya -- menggunakan akronim lain dari ISIS -- di hadapan puluhan siswa di Pesantren Darunnajah, Ulujami, Jakarta Selatan, Rabu 19 Juli 2017. 
 
Ahmed menyebut saat seorang Muslim membunuh orang lain dengan membawa nama agama Islam, "pasti banyak dari kita, termasuk saya, merasa malu dan tidak nyaman." 
 
Untuk mengatasi hal tersebut, Ahmed mengajak seluruh Muslim dunia untuk memahami bahwa apa yang ditunjukkan ISIS jauh dari nilai-nilai Islami. 
 
"Mereka itu Unislamic State. Tapi kalian semua di sini merepresentasikan Muslim yang sukses," ungkap Ahmed. 
 
Selain memahami, Ahmed juga menilai solusi mengatasi maraknya aksi terorisme ini -- terutama yang dilakukan Muslim -- adalah mengakui memang ada masalah dalam dunia Islam secara umum. 
 
Ia meminta seluruh Muslim untuk tidak menutup mata bahwa dunia Islam di kancah global saat ini memang dilanda masalah, salah satunya terkait terorisme yang dilakukan segelintir minoritas.
 
"Solusinya adalah menunjukkan seperti apa Muslim yang sebenarnya. Kita tunjukkan bahwa mayoritas Muslim itu orang baik, orang-orang yang jujur. Banggalah kepada diri kalian sebagai Muslim," tutur Ahmed.



(FJR)