Korut Serukan Denuklirisasi Progresif dan Simultan

Arpan Rahman    •    Selasa, 10 Apr 2018 15:37 WIB
amerika serikatkorea utarakorea selatan
Korut Serukan Denuklirisasi Progresif dan Simultan
Menlu Korut Ri Yong-ho dalam kunjungan ke Swedia, 16 Maret 2018. (Foto: AFP/TT News Agency/VILHELM STOKSTAD)

Seoul: Korea Utara menyerukan niatnya untuk mencapai denuklirisasi "progresif dan simultan" di Semenanjung Korea. Seruan disampaikan Menteri Luar Negeri Ri Yong-ho di Azerbaijan. Kabar disampaikan kantor berita Korea Selatan, Yonhap News, Selasa 10 April 2018.

Di Azerbaijan, Ri menghadiri Konferensi Tingkat Menteri (KTT) Non-Blok (NAM).

Seperti dikutip UPI, pernyataan Ri mendukung ucapan dari pemimpin Korut Kim Jong-un bulan lalu, dalam pertemuan puncaknya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing. 

Saat di Beijing, Kim dilaporkan berkata bahwa "masalah denuklirisasi di Semenanjung Korea dapat diselesaikan, jika Korsel dan Amerika Serikat menanggapi upaya kami dengan niat baik, menciptakan suasana damai, dan stabilitas, sambil mengambil langkah-langkah progresif dan sinkron demi mewujudkan perdamaian."

Sejumlah pakar mempertanyakan apa maksud dari ucapan Korut mengenai "progresif dan simultan." Beberapa pihak menduga Korut menginginkan menerima kompensasi terlebih dahulu, untuk kemudian melakukan denuklirisasi.

Beberapa media Jepang melaporkan bahwa Kim juga mengatakan kepada Xi bahwa dirinya menginginkan jaminan keamanan dari Washington, penghapusan sanksi internasional, dan penyediaan dukungan ekonomi yang luas sebelum denuklirisasi dimulai.

Kementerian Luar Negeri Korsel bulan lalu mengatakan bahwa lebih banyak waktu diperlukan untuk menganalisis apa maksud sebenarnya dari Korut terkait denuklirisasi.

Sementara itu untuk pertama kalinya, Kim Jong-un buka suara soal rencana pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump.

Pernyataan Kim keluar sesaat setelah Trump menyatakan bahwa pertemuan puncak keduanya akan diselenggarakan pada Mei atau awal Juni.

Baca: Kim Jong-un Bicara soal Rencana Pertemuan dengan Trump



(WIL)


62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

10 hours Ago

Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan telah menewaskan 62 anggota kelompok militan Al-Shabab…

BERITA LAINNYA