Presiden Jokowi Ingin ASEAN-India Perkuat Kerja Sama Keamanan Maritim

Stela Nau    •    Kamis, 08 Sep 2016 16:50 WIB
ktt asean
Presiden Jokowi Ingin ASEAN-India Perkuat Kerja Sama Keamanan Maritim
KTT ASEAN-India perkuat kerja sama keamanan (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Vientiane: Hubungan ASEAN dengan India harus ditingkatkan untuk menjaga keamanan, stabilitas dan kesejahteraan di kedua kawasan. Kerja sama maritim antara keduanya pun sangat penting.
 
Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan tanggapan atas sambutan Perdana Menteri Republik India Narendra Modi, dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-India (KTT ASEAN-India) ke-14 yang diselenggarakan Kamis 8 September 2016, di National Convention Centre, Vientiane, Laos.
 
"Saya mengapresiasi dukungan India terhadap mekanisme kerja sama maritim di kedua kawasan dalam konteks East Asia Summit (EAS) dan IORA (Indian-Ocean Rim Association)," ujar Presiden Joko Widodo, di Vientiane.
 
ASEAN-India juga diharapkan Presiden dapat meningkatkan kerja sama di bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Diketahui, lebih dari 80 persen penggerak ekonomi di ASEAN dan India adalah UMKM.
 
"Kita perlu mendorong UMKM untuk memperkuat inovasi dan ekonomi digital serta mendukung kerja sama ASEAN-India Business Council sebagai forum kerja sama dan sarana jejaring bagi pelaku ekonomi di sektor swasta," imbuhnya.
 
Seperti diketahui pada 2015, perdagangan ASEAN-India mencapai USD58,7 miliar dengan nilai investasi India di ASEAN pada 2014 mencapai USD605,9 miliar. Angka investasi ini meningkat menjadi USD1.254 miliar pada 2015.
 
Selain itu, ASEAN dan India juga mendorong kerja sama peningkatan kapasitas dan bantuan teknis untuk UMKM di negara anggota ASEAN sebagai upaya memperkuat kerja sama di bidang ekonomi.

 
 

 
Sudah 24 tahun kerja sama antara ASEAN-India yang terjalin. Hal ini perlu diwujudkan secara nyata dengan mengoptimalkan hubungan antar kedua kawasan. Ini yang disepakati dalam KTT Peringatan 20 Tahun Hubungan ASEAN-India di New Delhi pada 20-21 Desember 2012 lalu, yang menyatakan pentingnya penguatan konektivitas antara ASEAN dan India dalam upaya memperkuat integrasi kawasan.
 
"Saya yakin optimalnya konektivitas akan mendorong peningkatan kerjasama di bidang perdagangan, investasi, pariwisata termasuk people-to-people contact," tutup Presiden Joko Widodo.
 
Sementara Perdana Menteri India Narendra Modi memperingatkan faktor keamanan yang mengancam antara kedua kawasan. Bagi Modi, diperlukan kerja sama lebih konkret untuk mengatasi ancaman keamanan.
 
Modi pun mengakui bahwa India mendekati kawasan ASEAN sebagai kebijakan Timur India. Kerja sama antara kedua kawasan menurut Modi, akan terus ditingkatkan di bidang ekonomi, sosial dan keamanan.

(FJR)