Kepada Pemuda ASEAN, Jokowi: Jangan Terlalu Sering Main Pokemon

Stela Nau    •    Rabu, 07 Sep 2016 09:59 WIB
ktt asean
Kepada Pemuda ASEAN, Jokowi: Jangan Terlalu Sering Main Pokemon
Presiden Joko Widodo di KTT ASEAN (Foto: ANTARA)

Metrotvnews.com, Vientiane: Pada pidato para pemimpin ASEAN dengan perwakilan pemuda ASEAN, Presiden Joko Widodo sedikit menyentil para pemuda yang gemar bermain game pokemon. 
 
Acara yang digelar di National Convention Centre (NCC) di Vientiane, Laos Selasa 6 September tersebut diawali dengan sambutan oleh Perdana Menteri Laos yang sekaligus bertindak sebagai Ketua ASEAN 2016.
 
Dalam tanggapannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan tentang pentingnya kontribusi dan partisipasi para pemuda ASEAN dalam upaya membangun masyarakat ASEAN yang lebih maju dan kompetitif.
 
"Kepada para pemuda ASEAN, kami perlu bantuan anda untuk mentransformasi ekonomi kita, kami perlu bantuan anda untuk mereformasi masyarakat kita" ujar Presiden Joko Widodo di hadapan para Kepala Negara dan perwakilan pemuda ASEAN.
 
Demografi masyarakat ASEAN yang lebih menguntungkan juga menjadi perhatian bagi Presiden Jokowi. Hal ini menurut Presiden disebabkan kawasan lain karena ASEAN didominasi oleh masyarakat usia produktif.
 
"Ada hampir lebih dari setengah dari 600 juta orang di ASEAN berada di bawah umur 30 tahun," tutur Presiden.
 
Tidak lupa Presiden Joko Widodo mengajak para pemuda ASEAN berinovasi dengan memanfaatkan era digital dan media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan yang bermanfaat dan membawa dampak positif bagi ASEAN.
 
"Sampaikan kepada kita apa yang  harus kita lakukan, sampaikan kepada kita bagaimana melawan radikalisme yang beredar di internet, sampaikan kepada kita bagaimana kita dapat menggunakan teknologi digital," tutur Presiden Joko Widodo.
 
"Kita perlu mendengar para pemuda kita, kita perlu memberikan kesempatan kepada para pemuda kita untuk melakukan eksperimen dan inovasi," pungkas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
 
Meskipun demikian, berbagai rintangan dan cobaan dalam era keterbukaan ini tak luput dari perjuangan para pemuda dalam membangun masyarakat ASEAN.
 
"Tinggal di era internet banyak godaannya, anda dapat jatuh ke dalam perangkap dan menjadi sangat terobsesi dengan karir anda," sebutnya.
 
Oleh sebab itu, peran keluarga tetap harus diutamakan sebagai bagian yang paling berpengaruh dalam kehidupan ini. Menurut Presiden, kebahagiaan yang paling utama adalah berpetualang dalam hidup bersama-sama keluarga.
 
Tak lupa Presiden Joko Widodo bergurau agar para pemuda tidak tergoda dengan permainan pokemon yang sedang digemari di seluruh dunia. "Kepada para perwakilan pemuda ASEAN, jangan main pokemon terlalu sering," tutup Presiden Joko Widodo.

Sontak ucapan Presiden Jokowi pun mengundang gelak tawa dari para pemimpin atau kepala pemerintahan dan juga para pemuda yang hadir dalam pertemuan tersebut.

(FJR)