Korut Ultimatum Jepang

Sonya Michaella    •    Rabu, 27 Jun 2018 12:36 WIB
jepangnuklir korea utara
Korut Ultimatum Jepang
Pertemuan Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump membahas denuklirisasi. (Foto: AFP)

Jenewa: Korea Utara (Korut) memperingatkan Jepang agar menahan diri dari perundingan denuklirisasi Semenanjung Korea. Hal ini diutarakan diplomat Korut Ju Yong-chol di Jenewa.

Denuklirisasi Semenanjung Korea menjadi salah satu topik yang dibahas dalam konferensi yang disponsori oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini tentang perlucutan senjata. 

"Jepang harus menahan diri untuk tidak intervensi dalam denuklirisasi Semenanjung Korea," kata Ju, dikutip dari Strait Times, Rabu 27 Juni 2018.

Ju membuat pernyataan setelah perwakilan Jepang di Jenewa mendesak Korut untuk melaksanakan kesepakatan yang sudah dibuat dengan Amerika Serikat (AS) yaitu denuklirisasi.

Jepang juga menginginkan kerja sama yang lebih erat dengan Korea Selatan dan AS mengenai denuklirisasi tersebut.

Selama konferensi, Austria, Australia, Argentina dan negara-negara lainnya menyerukan upaya denuklirisasi oleh Korut. 

Sementara itu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan bahwa negaranya siap untuk membayar inspeksi Badan Energi Atom Internasional tentang denuklirisasi Korut.

Namun, dengan satu syarat, di mana masalah penculikan warga Jepang yang dilakukan oleh Korut sudah harus diselesaikan.


(WIL)