Kecelakaan Kapal Wisata Thailand, 21 Orang Tewas

Fajar Nugraha    •    Jumat, 06 Jul 2018 18:20 WIB
kecelakaan kapalthailand
Kecelakaan Kapal Wisata Thailand, 21 Orang Tewas
Polisi laut Thailand melakukan penyisiran mencari korban kecelakaan di dekat Phuket (Foto: AFP).

Bangkok: Penyelamat Thailand menarik 21 mayat dari perairan lepas pantai Pulau Phuket pada Jumat 6 Juli setelah kapal wisata tenggelam laut. Kapal diketahui penuh dengan wisatawan asal Tiongkok.
 
Mereka yang tewas ditemukan hanyut tertelungkup di air dengan masih mengenakan jaket pelampung, beberapa kilometer lokasi tenggelamnya kapal bernama Phoenix itu. Kapal ini diketahui dihantam gelombang setinggi lima meter saat badai Kamis 5 Juli malam.
 
"Dalam perkembangan yang mengerikan, penyelam melaporkan melihat lebih dari 10 mayat mengambang di dalam lambung perahu terendam," ujar petinggi Angkatan Laut Thailand Laksamana Muda Charoenphon Khumrasee, seperti dikutip AFP, Jumat 6 Juli 2018.
 
Seorang korban selamat,-seorang wanita asal Tiongkok,- dilarikan ke rumah sakit di Phuket. Sebelumnya dia ditemukan beberapa kilometer dari perahu, mengambang di dekat tubuh sesama penumpang. Kondisinya tidak diketahui.
 
Diketahui perahu itu membawa 105 penumpang, sebagian besar turis Tiongkok. Sebanyak 56 penumpang dilaporkan hilang pada Jumat pagi sebelum upaya penyelamatan dimulai.
 
Tragedi yang dialami kapal Phoenix ini tampaknya akan menjadi salah satu bencana kapal terburuk dalam sejarah Thailand.
 
Perahu itu tenggelam 40 meter di bawah permukaan Laut Andaman, beberapa kilometer di lepas pantai Koh He. Lokasi tersebut dikenal sebagai sebuah pulau kecil yang dikenal karena formasi terumbu karangnya dan populer serta menjadi magnet wisata di Phuket.
 
Helikopter terus memindai kondisi air pada Jumat sore. Gubernur Phuket tampaknya tidak yakin dengan kondisi korban saat ini.
 
"Saya tidak yakin berapa banyak yang akan bertahan hidup," kata Gubernur Phuket Noraphat Plodthong, yang berwajah muram kepada wartawan.


(FJR)