Menlu AS Buru Komitmen Konkret Denuklirisasi dari Korut

Arpan Rahman    •    Sabtu, 07 Jul 2018 18:03 WIB
korea utaraAmerika Serikat-Korea Utara
Menlu AS Buru Komitmen Konkret Denuklirisasi dari Korut
Menlu AS Mike Pompeo (kiri) disambut Menlu Korut Kim Yong-chol di Pyongyang, 7 Juli 2018. (Foto: POOL/AFP / Andrew Harnik)

Pyongyang: Pimpinan diplomat Amerika Serikat terlibat negosiasi intens dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara, Sabtu 7 Juli 2018. Upaya Menlu AS Mike Pompeo ini bertujuan menegaskan komitmen konkret dari Pyongyang soal perlucutan senjata nuklir.

Pembicaraan digelar antara Pompeo dengan tangan kanan pemimpin Korut Kim Jong-Un, Kim Yong-chol. Ini merupakan hari kedua kunjungan resmi Pompeo di Korut.

Negosiasi dilakukan sebagai tindak lanjut pertemuan bersejarah Presiden AS Donald Trump dengan Kim Jong-un di Singapura bulan lalu. Di sana, kedua pemimpin menandatangani pernyataan terkait "denuklirisasi lengkap di Semenanjung Korea."

KTT Singapura sempat disebut Trump sebagai akhir dari ancaman perang nuklir. Pompeo kemudian ditugaskan untuk merundingkan rencana detail mengenai denuklirisasi dari Pyongyang.

"Kebijakan kami belum berubah," kata juru bicara Pompeo, Heather Nauert, kepada wartawan saat pertemuan berlangsung.

"Harapan kami adalah apa yang Presiden AS dan Kim Jong-un setujui bersama di Singapura itu adalah denuklirisasi Korea Utara," lanjut dia, seperti dikutip dari AFP, Sabtu 7 Juli 2018.

Pompeo mengingatkan bahwa "jalan menuju denuklirisasi menyeluruh dalam membangun hubungan antara kedua negara kita adalah vital."

Kim menjawab: "Tentu saja itu penting. Ada hal-hal yang harus saya klarifikasi." Pompeo membalas, "ada hal-hal yang juga harus saya klarifikasi."

Banyak ahli meragukan ketulusan Kim terkait denuklirisasi, karena selama ini Korut mengembangkan nuklir sebagai jaminan keamanan dari ancaman AS. 

Setelah pertemuan di Pyongyang, Pompeo akan menuju Tokyo untuk memaparkan hasil diskusi kepada Jepang dan Korea Selatan.


(WIL)