Trump Peringatkan Korut atas Balasan "Api dan Kemarahan"

Willy Haryono    •    Rabu, 09 Aug 2017 10:59 WIB
korea utaranuklir korea utara
Trump Peringatkan Korut atas Balasan
Presiden AS Donald Trump di Trump National Golf Club, New Jersey, AS, 8 Agustus 2017. (Foto: AFP/NICHOLAS KAMM)

Metrotvnews.com, New Jersey: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan kepada Korea Utara (Korut) mengenai kedatangan "api dan kemarahan" atas program misil dan nuklirnya. 

Pernyataan disampaikan setelah media AS melaporkan bahwa Pyongyang telah sukses membuat hulu ledak nuklir berukuran kecil. 

Pyongyang meningkatkan ketegangan beberapa jam kemudian, dengan mengatakan pihaknya mempertimbangkan serangan misil ke dekat instalasi militer AS di pulau Guam. 

Kantor berita nasional Korut, KCNA, melaporkan bahwa rencana itu bisa dieksekusi "kapan pun" saat Kim Jong-un sudah mengeluarkan perinta. 

"Korut sebaiknya tidak lagi mengancam AS," ungkap Trump, berbicara dari lapangan golf miliknya di New Jersey. "Ancaman seperti itu akan direspons dengan api dan kemarahan yang belum pernah disaksikan dunia selama ini," lanjut dia, seperti dikutip AFP, Selasa 8 Agustus 2017. 

Komentar Trump bertolak belakang dari intonasi yang disampaikan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson pekan lalu. Ketika itu, Tillerson menegaskan Washington tidak berniat mendorong perubahan rezim di Pyongyang. 

Pulau terpencil Guam di Pasifik adalah lokasi berdirinya sebuah markas militer AS yang diisi sekitar 6.000 prajurit. 

AS telah menerbangkan dua pesawat pengebom B1-B di Semenanjung Korea sebagai respons atas uji coba misil antarbenua (ICBM) Korut. KCNA melaporkan penerbangan itu telah "membuktikan bahwa imperialis AS adalah negara maniak nuklir."

Bulan lalu, Korut meluncurkan dua misil balistik ICBM sebagai bagian dari usaha menghancurkan daratan utama AS. Kedua ICBM ditembakkan dengan sudut tinggi. Sejumlah analis menyebut ICBM Korut dapat mencapai AS jika ditembakkan dengan sudut datar.

 


(WIL)