Kemlu Serahkan 2 Eks Sandera pada Keluarga

Wahyu Dwi Anggoro    •    Kamis, 14 Sep 2017 17:08 WIB
wni disandera abu sayyaf
Kemlu Serahkan 2 Eks Sandera pada Keluarga
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal (Foto:MTVN/Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Luar Negeri Indonesia telah menyerahkan dua eks-sandera WNI yang berhasil bebas dari kelompok militan di Filipina selatan kepada pihak keluarga masing-masing.

"Dua WNI yang sempat disandera Abu Sayyaf dan dibebaskan oleh Pemerintah RI telah diserahkan kepada pihak keluarga beberapa menit lalu. Acara penyerahan disaksikan oleh pejbat Pemerintah Daerah Majene dan beberapa anggota DPR," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal, Jakarta, Kamis 14 September 2017.

"Kedua WNI segera dipulangkan ke Majene malam nanti. Proses pemulangan ditangani oleh pihak pemerintah daerah dan keluarga," lanjutnya.

Saparuddin bin Koni dan Sawal bin Maryam ini diketahui sebagai ABK kapal ikan Malaysia TW 1738/6/F. Mereka diculik kelompok Abu Sayyaf pada 19 November 2016, di wilayah perairan Merabung, Lahad Datu, Sabah, Malaysia.

Pembebasan kedua WNI tidak lepas dari peran militer Filipina. Mereka terbebas bebas usai tentara Filipina terlibat pertempuran dengan militan Abu Sayyaf.

"Kami tidak bisa menjelaskan secara detil. Namun, proses pembebasan melibatkan militer Filipina," kata Iqbal.

"Konflik di Marawi mempersulit akses kami. Oleh karena itu, proses pembebasan kali ini lebih lama dibandingkan dengan sebelumnya," jelasnya.

Saat ini, 5 WNI masih disandera oleh kelompok militan di Kepulauan Sulu. Berdasarkan komunikasi terakhir, mereka masih dalam keadaan yang baik.

"Mereka disandera oleh dua grup yang berbeda dan berpindah-pindah. Namun, mereka selalu berada di Kepulauan Sulu," tukasnya.



(WAH)