Muhammadiyah Bantu Selesaikan Beragam Konflik di Dunia

Sonya Michaella    •    Selasa, 04 Oct 2016 16:17 WIB
muhammadiyah
Muhammadiyah Bantu Selesaikan Beragam Konflik di Dunia
Chairman CDCC Din Syamsuddin. (Foto: Foto Terbit/Susanto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah konflik bersenjata seperti yang terjadi di Mindanao, Filipina dan Pattani, Thailand telah menjadi perhatian dunia internasional akhir-akhir ini. 

Dalam upaya membantu menciptakan perdamaian di Mindanao dan Pattani, Muhammadiyah dan Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisations (CDCC) turun tangan.

"Saat itu Muhammadiyah menjadi anggota ICG yang merupakan International Counter Group of peace talk antara pemerintah Filipina dan MNLF, sampai kepada agreement," kata Chairman CDCC, Din Syamsuddin ketika ditemui di Jakarta, Selasa (4/10/2016).

MNLF atau Moro National Liberation Front merupakan organisasi utama dari golongan separatis Moro di Filipina.

"Saat Pattani di Thailand saya diterima oleh Raja Thailand. Saya katakan harus menggunakan soft power, jangan hard power, dan Muhammadiyah sebisa mungkin membantu," lanjutnya.

Din mengatakan saat ini ada 300 mahasiswa Thailand dari empat provinsi di perbatasan selatan yang berkuliah di Universitas Muhammadiyah. "Mereka mendapat beasiswa. Namun, mereka bukan belajar agama, tapi manajemen, pertanian farmasi, dan kedokteran," ungkapnya lagi. 

Ia juga menegaskan Muhammadiyah saat ini sedang mendukung perdamaian antara Kosovo dan Serbia.

"Sekarang di sana sedang ada ketegangan. Pemerintah Indonesia belum ke sana, tapi saya sudah ke sana dan bertemu Presiden Kosovo dan kita tentu mendukung perdamaian di sana," tutur mantan Ketua Umum Muhammadiyah ini.

Muhammadiyah juga terlibat dalam resolusi konflik sektarian di Afrika Tengah antara Kristen dengan Islam. "Ini langkah nyata. Muhammadiyah dan CDCC juga bergabung. Ini sesuai dengan amanat konstitusi dalam mewujudkan perdamaian abadi," pungkas Din.


(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA