Indonesia Ingin Azerbaijan Beri Bebas Visa untuk Wisatawan

charles meikiansyah    •    Jumat, 09 Sep 2016 15:59 WIB
bebas visa
Indonesia Ingin Azerbaijan Beri Bebas Visa untuk Wisatawan
Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang (Foto: ANTARA)

Metrotvnews.com, Baku: Presiden Republik Azerbaijan, Ilham Aliyev, menerima Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang atau Oso, di Istana Presiden Azerbaijan, di Baku, pada pukul 10.30, Jumat waktu setempat.
 
Presiden Ilham mengapresiasi keinginan Indonesia untuk merancang penerbangan langsung antara Azerbaijan dan Indonesia untuk menggalakkan pariwisata dua negara.
 
Hal ini menjadi salah satu hasil pertemuan antara Presiden Ilham dengan Oso yang didampingi enam anggota parlemen Indonesia dari DPR maupun DPD RI, Dubes RI untuk Azerbaijan Husnan Bey dan Sekjen MPR RI, Maroef Cahyono. Dubes Azerbaijan untuk RI, Tamerlan Garayev, juga turut dalam pertemuan itu.
 
"Inti pertemuan ini adalah menyampaikan salam hangat dari Presiden Jokowi kepada Beliau dan Beliau mengaku sudah tidak sabar ingin cepat bertemu lagi dengan presiden kita," kata Oso di kompleks Istana.
 

Presiden Republik Azerbaijan, Ilham Aliyev (Foto: AFP)

Pembicaraan soal pembangunan pariwisata mendominasi pertemuan dua pihak. Kemarin pun Oso sudah membicarakan hal-hal konkret mengenai pariwisata dua negara dengan Menteri Pariwisata Azerbaijan.
 
Oso menyampaikan langsung rencana membuat penerbangan langsung Indonesia-Azerbaijan kepada Presiden Ilham. "Hal itu disetujui Beliau dan Menteri Pariwisata-nya," ungkap Oso.
 
Selain itu, ia memohon kepada pemerintahan negara di persimpangan Asia dan Eropa itu untuk mengeluarkan kebijakan bebas visa bagi turis asal Indonesia. Sebelumnya, Pemerintah RI sudah mengeluarkan kebijakan bebas visa bagi 160 negara termasuk Azerbaijan untuk kunjungan wisata.
 
"Kami harap Azerbaijan menyambut keinginan kita soal kebijakan bebas visa itu demi meningkatkan turisme dua negara," jelas Oso.
 
Oso mengatakan, dengan penerimaan yang baik dari Presiden Ilham atas kedatangan delegasi parlemen RI, maka kerjasama politik dua negara dijamin akan semakin baik di masa mendatang.
 
"Selanjutnya Dubes kita di Baku dan Dubes mereka di Jakarta akan bicarakan kelanjutan hasil pertemuan ini. Saya apresiasi kerja keras Dubes kita di Baku (Husnan Bey Fananie)," pungkasnya.

(FJR)

JK Kritisi PBB di Sidang Umum ke-71 PBB

JK Kritisi PBB di Sidang Umum ke-71 PBB

16 hours Ago

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan sejumlah kritik terhadap PBB termasuk saran untuk mereformasi…

BERITA LAINNYA