OKI Harus Solid Hadapi Situasi Al-Aqsa

Sonya Michaella    •    Selasa, 25 Jul 2017 17:01 WIB
palestina israel
OKI Harus Solid Hadapi Situasi Al-Aqsa
Menlu Retno Marsudi inginkan OKI solid hadapi situasi di Al-Aqsa (Foto: Dok.Kemenlu RI).

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, mewakili Pemerintah Indonesia, meminta negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk tetap solid dalam menghadapi situasi di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.
 
Sehubungan dengan itu, rapat darurat OKI untuk membahas Al-Aqsa pun akan digelar di Istanbul, Turki pada 1 Agustus mendatang. Menlu Retno pun mengonfirmasi dirinya akan hadir dalam rapat darurat ini. 
 
 
"Perlu bagi Indonesia untuk menyampaikan pesan mengenai perlunya negara-negara anggota OKI untuk memiliki satu posisi yang solid dalam menyikapi perkembangan yang terjadi di Komplek Al-Aqsa," ujar Menlu Retno, dalam pernyataan persnya usai mengadakan pertemuan dengan para dubes negara anggota OKI di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa 25 Juli 2017.
 
"Kita tidak bisa berdiam diri dalam menyikapi situasi seperti ini dan kita harus melakukan sesuatu untuk mencegah atau untuk menyetop semua kekerasan yang terjadi di kompleks Masjid Al-Aqsa," tambah dia. 
 
Diketahui, berbagai macam upaya diplomasi yang telah dilakukan Indonesia selama ini, sejak dari pekan yang lalu, baik melalui komunikasi telepon surat dan lain sebagainya baik secara bilateral maupun secara internasional adalah usaha untuk meredam konflik yang tengah pecah di kompleks suci tersebut.
 
"Saya juga berkomunikasi dengan Wakil Tetap RI di New York agar dia menyampaikan kepada negara anggota OKI yang juga menjadi anggota PBB, untuk meredam situasi di sana," ungkapnya kemudian.
 
Mengarah kepada upaya kemerdekaan Palestina, Menlu Retno mengingatkan kembali akan upaya negara-negara OKI untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
 
"Di paragraf 8 Jakarta Declaration dari pertemuan khusus OKI untuk Palestina di Jakarta tahun 2015 disebutkan, negara-negara OKI yang duduk di PBB harus menyuarakan dan terus mengupayakan perjuangan untuk Palestina," tutur dia.
 
 
Menlu Retno juga sengaja memanggil para perwakilan dan duta besar negara-negara OKI di Jakarta untuk membahas situasi di Al-Aqsa. 
 
Menlu Retno meminta agar para perwakilan dan duta besar tersebut menyampaikan pesan dari Indonesia kepada negaranya masing-masing.

Pada 21 Juli pasukan Israel terlibat bentrok dengan warga Palestina di Yerusalem timur. Hingga saat ini delapan warga Palestina dilaporkan tewas. Kejadian dipicu pembatasan akses masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa. Bentrok sendiri terjadi saat warga Yerusalem melakukan aksi protes dengan salat Jumat di luar kompleks Masjid Al-Aqsa. 
 
?
 


(FJR)