Jelang Pertemuan Menlu ASEAN, Filipina Kerahkan 13 Ribu Polisi

Sonya Michaella    •    Selasa, 01 Aug 2017 17:22 WIB
aseanfilipina
Jelang Pertemuan Menlu ASEAN, Filipina Kerahkan 13 Ribu Polisi
13 ribu polisi Filipina dikerahkan untuk mengamankan venue Asean Ministerial Meeting. (Foto: Rappler Phillipines)

Metrotvnews.com, Manila: Pemerintah Filipina mengerahkan sekitar 13 ribu petugas polisi untuk mulai menjaga dan mengamankan lokasi digelarnya ASEAN Ministerial Meeting (AMM) pekan ini di Manila.

Sekitar 1.700 delegasi dan 27 menteri luar negeri dari negara ASEAN serta mitra dialognya seperti Jepang, Amerika Serikat, India, Kanada dan Rusia akan hadir di Manila untuk menghadiri acara tersebut.

Pengamanan dilakukan sejak hari ini untuk mewaspadai ancaman dari kelompok militan yang mungkin saja bisa menyerang gelaran acara besar ini.

"Sampai sekarang memang tidak ada ancaman. Tetapi kita waspada. Polisi juga melakukan pemantauan," kata Kepala Polisi Filipina, Oscar Albayalde, seperti dikutip Strait Times, Selasa 1 Agustus 2017.

Yang dicurigai bisa saja melakukan penyerangan adalah sekelompok pembunuh yang pernah aktif di tahun 1980an dan juga kelompok Maois yang diketahui bergabung dengan militan.

"Kami melihat beberapa lokasi dengan komunitas Muslim, menjadi tempat persembunyian mereka," ujar dia.

Lokasi yang dimaksud adalah Quiapo, sebuah kawasan tua yang terletak dekat dengan Istana Presiden Malacanang. April kemarin, sebuah bom meledak di dekat kawasan ini dan melukai 14 orang. Bersamaan dengan itu, sedang digelarnya pertemuan ASEAN.

Pengamanan ketat ini juga sehubungan dengan konflik Marawi yang masih membara di selatan Filipina. 

"Meskipun geng pembunuh itu sudah tidak aktif, tapi perlu diwaspadai dan diawasi, apalagi dengan hadirnya kelompok militan," pungkas dia.



(FJR)