Mahathir Jadi Kandidat PM Malaysia dari Oposisi

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 08 Jan 2018 13:04 WIB
malaysiapolitik malaysia
Mahathir Jadi Kandidat PM Malaysia dari Oposisi
Mahathir jadi Kandidat PM Malaysia dari Oposisi. (Foto: South China Morning Post).

Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dinobatkan sebagai kandidat pemimpin Negeri Jiran dari kubu oposisi. Dia akan menjadi lawan PM Malaysia saat ini, Najib Razak, dalam pesta demokrasi mendatang.
 
Pria 92 tahun itu dapat kembali ke kursi kepemimpinan, 15 tahun setelah dirinya mengundurkan diri.
 
"Fokus utama kami adalah menyelamatkan negara tercinta kita," ucap pria yang memimpin Malaysia selama 22 tahun itu, dilansir dari laman AFP, Senin 8 Januari 2018.
 
Mahathir juga setuju membukakan jalan bagi pemimpin oposisi yang dipenjara, Anwar Ibrahim. Mereka berdua sepakat menjadi sekutu politik, wala sebelumnya sempat bermusuhan.
 
"Tidak mudah bagi partai-partai yang pernah menjadi musuh saya. Namun, mereka sadar akan pentingnya menjatuhkan pemerintah saat ini," lanjut dia.
 
Pendakian Mahathir menjadi kandidat PM oposisi merupakan indikasi semakin dinamisnya politik Malaysia. Salah satu pemicunya adalah dugaan skandal keuangan besar-besaran di pemerintahan Najib.
 
Mahathir keluar dari masa pensiun untuk menghadapi Najib karena meningkatnya kemarahan sebagian masyarakat akibat kasus korupsi 1MDB. Tak hanya Najib, Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), partai yang menaunginya juga terkait skandal tersebut.
 
Partai yang berkuasa sejak 1957 ini menolak mengakui dana tersebut masuk ke rekening mereka.
 
Pemilu Malaysia dijadwalkan digelar pada Agustus mendatang.



(WIL)