Serangan Udara Rusia Tewaskan 7 Komandan Front Nusra di Suriah

Arpan Rahman    •    Kamis, 05 Oct 2017 19:14 WIB
konflik suriah
Serangan Udara Rusia Tewaskan 7 Komandan Front Nusra di Suriah
Serdadu Rusia berjaga di provinsi Deir Ezzor di Suriah. (Foto:AFP)

Metrotvnews.com, Moskow: Serangan udara yang dilakukan militer Rusia berhasil menewaskan setidaknya 49 anggota kelompok militan Front Nusra, termasuk tujuh komandan lapangan mereka.

Seperti dilansir Reuters pada Kamis 5 Oktober 2017, hasil serangan udara diumumkan saluran televisi pemerintah Rossiya 24 berdasarkan pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Front Nusra memutuskan hubungannya dengan kelompok teroris AL Qaeda tahun lalu. Mereka kemudian memimpin aliansi Hayat Tahris al-Sham di Suriah.

Militer Rusia sebelumnya berhasil menewakan setidaknya 12 komandan lapangan Front Nusra. Mereka juga berhasil membuat pemimpin aliansi Tahrir al-Sham Abu Mohamad al-Golani mengalami luka yang serius. Pihak Rusia mengklaim Golani kini berada dalam kondisi koma.

Hamza bin Laden Diburu

Hamza bin Laden sedang diburu pasukan khusus inggris SAS setelah ditetapkan Amerika Serikat (AS) dan Inggris sebagai salah satu target paling diburu. Dia memimpin kelompok teror al-Qaeda, yang sebelumnya dijalankan sang ayah, Osama bin Laden.

Seperti dikutip Daily Star, Senin 2 Oktober 2017, SAS telah meluncurkan misi rahasia untuk "membunuh atau menangkap" Hamza yang saat ini berusia 28 tahun.

Komunitas intelijen memperingatkan bahwa Hamza "aktif" dan merencanakan serangan ke Barat sejak Angkatan Laut AS membunuh ayahnya pada 2011.

Dalam beberapa pekan sebelum kematian Osama bin Laden, Hamza menghilang dari kompleks terpencil mereka di Abbottabad, Pakistan. Tapi dua tahun lalu, ia merilis video yang memuji serangan teror di London.

Mei kemarin, seorang sumber intelijen Barat mengidentifikasi Hamza dan memastikan dia tengah merencanakan serangan balas dendam ke dunia Barat.


(WAH)