Bom Meledak Tak Jauh dari Masjid di Kabul, 6 Tewas

Fajar Nugraha    •    Jumat, 29 Sep 2017 19:51 WIB
afghanistan
Bom Meledak Tak Jauh dari Masjid di Kabul, 6 Tewas
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Kabul: Seorang pengebom bunuh diri melakukan aksinya di Kabul, Afghanistan. Enam orang dilaporkan tewas dalam kejadian ini.
 
Sebanyak 20 orang lainnya juga dilaporkan terluka dalam kejadian ini. Ledakan terjadi tidak jauh dari sebuah masjid Hussainia, yang merupakan masjid umat Syiah.
 
"Pengebom diketahui menyamar sebagai penggembala domba dan meledakkan diri dengan bom yang dibawanya, sekitar 140 meter dari Masjid Hussainia," ujar Direktur Penyelidik Kriminal Kepolisian Kabul, Jenderal Salim Almas, seperti dikutip AFP, Jumat 29 September 2017.
 
Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Najib Danish mengeatakan bahwa lima orang warga sipil tewas dan 20 lainnya terluka. Seorang tersangka berhasil ditangkap.
 
Tidak ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab dalam kejadian ini. Usai peristiwa ini kelompok militan Taliban justru mengeluarkan bantahan tidak ada sangkut paut dengan mereka.
 
"Serangan di Kabul tidak ada kaitannya dengan kami. Setelah melakukan penyelidikan menyeluruh, kami mengetahui tidak ada operasi dilakukan di Kabul," tutur Juru Bicara Taliban, Zabihullah Mujahid.
 
Di masa lalu, Taliban dan kelompok militan Islamic State (ISIS), kerap melakukan serangan terhadap kelompok minoritas Syiah di Afghanistan.
 
Pemerintah Afghanistan sendiri sudah melatih lebih dari 400 warga sipil untuk melindungi masjid-masjid Syiah, selama bulan Muharram. Pelaku pengeboman ini diperkirakan mengincar mereka yang tengah melakukan ibadah di dalam masjid.
 
Ada kekhawatiran bahwa pihak militan akan melakukan serangan, mengingat Muslim Syiah akan merayakan hari suci Ashura. Peringatan tersebut akan berlangsung akhir pekan ini dan merupakan perayaan penting bagi Syiah.



(FJR)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

20 hours Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA