Duterte Tak Hadiri KTT ASEAN-AS di Laos

Fajar Nugraha    •    Kamis, 08 Sep 2016 14:47 WIB
ktt asean
Duterte Tak Hadiri KTT ASEAN-AS di Laos
Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam pertemuan KTT ASEAN (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Vientiane: Presiden Filipina Rodrigo Duterte dikabarkan tidak menghadiri KTT ASEAN-Amerika Serikat (AS) yang digelar di Vientiane, Laos.
 
"Pada hari terakhir KTT ASEAN, Presiden Rodrigo Duterte tidak akan menghadiri KTT ASEAN-AS dan KTT ASEAN-India," sebut pihak Istana Malacanang, seperti dikutip Inquirer, Kamis (8/9/2016).
 
"Pihak Istana Malacanang tidak mengeluarkan penjelasan mengenai pembatalah kehadiran dua pertemuan itu," jelasnya.
 
Namun menurut Juru Bicara Presiden Duterte, Jose Andanar di National Convention Center (NCC) Vientiane, 8 September alasan ketidakhadirannya karena masalah kesehatan.
 
"Presiden Duterte berhalangan hadir karena terserang migrain," kata Juru Bicara Presiden Duterte, Jose Andanar di NCC Vientiane, Kamis, seperti dikutip dari Antara.
 
Menurut Andanar, Presiden Duterte masih beristirahat di hotel dan telah diperiksa dokter kenegaraan Filipina. "Presiden sepertinya kecapekan karena, Anda tahu, sebelum ke Laos ada ledakan di Davao, dan setelah tiba (di Vientiane) langsung mengikuti  belasan pertemuan," tutur Andanar.
 
Juru Bicara Presiden Filipina itu menambahkan Duterte memang memiliki riwayat penyakit migrain atau sakit kepala sebelah. "Iya beliau sering mengalami migrain," imbuh Andanar.

Andanar pun menolak berkomentar ketika alasan absen Duterte yang dikaitkan dengan kehadiran Presiden AS
Barack Obama dalam KTT. Sebelumnya, Presiden Obama membatalkan pertemuan bilateral dengan Filipina
setelah Presiden Duterte menyebut Obama dengan kata tak pantas dalam bahasa Tagalog yang artinya "anak pelacur".


   
Putri Duterte alami keguguran
 
Kabar lain menyebutkan bahwa putri Duterte yang kini menjabat sebagai Wali Kota Davao, Sara Duterte-Carpio dikabarkan mengalami keguguran. Sara yang hamil dengan janin kembar tiga, kehilangan dua dari calon bayinya.
 
"Ketika diperiksa (janin) hanya ada satu detak jantung, bukan tiga, yang terdeteksi," sebut pihak Balai Kota Davao kepada Inquirer.
 
Menurut pihak Balai Kota Davao, mereka mengetahui hal pada Senin 5 September lalu. Tidak dapat dipastikan apakah hal ini juga yang membuat Duterte membatalkan kehadirannya di KTT ASEAN-AS dan KTT ASEAN-India.



(FJR)