Redam Ketegangan, Korsel Apresiasi Peran Pemerintah Indonesia

Sonya Michaella    •    Selasa, 20 Sep 2016 15:40 WIB
nuklir korea utara
Redam Ketegangan, Korsel Apresiasi Peran Pemerintah Indonesia
Dubes Korsel untuk Indonesia Cho Tae-Young (Foto: Sonya Michaella/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Korea Selatan (Korsel) lewat Duta Besarnya untuk Indonesia, Cho Tae-Young sangat mengapresiasi peran Indonesia dalam meredam ketegangan di Semenanjung Korea.
 
 
"Kami (Korsel) dan komunitas internasional sangat mengapresiasi Indonesia karena Indonesia mengirimkan pesan yang jelas kepada Korut," jelas Dubes Cho ketika ditemui di Kedutaan Besar Republik Korea, Jakarta, Selasa (20/9/2016).
 
"Indonesia sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengimplementasikan resolusi Dewan Keamanan PBB secara jelas," lanjutnya.


Dubes Cho Tae-Young (Foto: Sonya Michaella/MTVN)
 
Dubes Cho mengatakan bahwa Korut saat ini sedang 'menderita' di mana rakyatnya butuh bahan makanan yang banyak untuk keseharian mereka.
 
"Sebaiknya pemimpin mereka (Kim Jong-Un) menggunakan uang untuk memproduksi makanan untuk rakyatnya, bukan untuk program nuklir," tegasnya kembali.
 
Ia juga menjelaskan bahwa komunitas internasional seperti PBB dan DK PBB telah berulang kali memperingatkan Korut agar menghentikan program nuklirnya.
 
"Ini sangat membahayakan dunia internasional dan harus segera dihentikan," pungkas Dubes Cho.
 
Tak hanya nuklir, ketegangan antara Korsel dan Korut pun terkadang dipicu oleh siaran propaganda di perbatasan dua negara ini.
 
Seakan tak kunjung selesai, Korut pun ingin sekali lagi meluncurkan uji coba nuklir. Terhitung dalam tahun 2016 ini, Korut sudah tujuh kali meluncurkan uji coba nuklir.



(FJR)