Tiongkok Minta Israel Menahan Diri Terkait Gaza

Willy Haryono    •    Selasa, 15 May 2018 15:43 WIB
politik tiongkokpalestina israel
Tiongkok Minta Israel Menahan Diri Terkait Gaza
Pasukan Israel menembakkan gas air mata ke arah demonstran di sepanjang perbatasan Jalur Gaza, 14 Mei 2018. (Foto: AFP/THOMAS COEX)

Beijing: Tiongkok menyerukan kepada Israel untuk menahan diri, Selasa 15 Mei 2018, setelah 59 warga Palestina tewas dalam bentrokan di sepanjang pagar perbatasan Jalur Gaza. 

Bentrokan terjadi di tengah momen dibukanya kedutaan besar baru Amerika Serikat di Yerusalem.

"Kami benar-benar khawatir mengenai tingginya korban jiwa yang diakibatkan aksi kekerasan di perbatasan Gaza," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang dalam konferensi pers rutin di Beijing.

"Kami menentang kekerasan terhadap warga sipil. Kami menyerukan kepada kubu, terutama Israel, untuk menahan diri dan mencegah meningkatnya ketegangan," lanjut dia, seperti dilansir dari kantor berita AFP.

Lu menekankan dukungan Beijing terhadap solusi dua negara atau Two-State Solution, lewat proyeksi berdirinya negara independen Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

"Beijing selaly meyakini status final Yerusalem harus ditentukan melalui dialog damai antara Palestina dengan Israel sesuai dengan resolusi relevan dari PBB," sebut Lu.

Bentrokan lebih lanjut diperkirakan terjadi hari ini di sepanjang pagar perbatasan, seiring peringatan 70 tahun berdirinya Israel. Palestina menganggap momen itu sebagai "Nakba" atau "Bencana."

Kementerian Kesehatan Gaza menyebut sebagian besar dari 59 warga Palestina itu tewas ditembak penembak jitu Israel.


(WIL)