Media Australia Sebut Tiongkok Hadirkan Militer di Pasifik

Sonya Michaella    •    Selasa, 10 Apr 2018 11:42 WIB
tiongkokpasifik
Media Australia Sebut Tiongkok Hadirkan Militer di Pasifik
Salah satu sudut Vanuatu, Pasifik. (Foto: ABC/William Dyer)

Canberra: Kehadiran militer Tiongkok mulai terlihat di kawasan Pasifik, tepatnya di Vanuatu. Laporan ini dirilis oleh sebuah media asal Australia.

Laporan yang mengutip sumber anonim tersebut mengatakan memang belum ada proposal resmi yang dibuat, namun pembicaraan awal telah diadakan.

"Pembicaraan awal tersebut menyebutkan Tiongkok sedang mencari pangkalan militer di Vanuatu," sebut laporan media itu, dikutip dari AFP, Selasa 10 April 2018.

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengonfirmasi bahwa tidak ada proposal resmi yang diajukan dari Tiongkok ke Vanuatu.

"Pemerintah Vanuatu mengatakan tidak ada usulan tersebut. Tetapi fakta bahwa Tiongkok sedang terlibat dalam kegiatan investasi infrastruktur di seluruh dunia," ujar Bishop.

Juru bicara Perdana Menteri Vanuatu, Charlot Salwai, juga tak menanggapi kabar tersebut, pun Kedutaan Besar Tiongkok di Canberra.

Laporan media ini juga menyebutkan adanya kapal Angkatan Laut Tiongkok yang segera berlabuh di Vanuatu. 

Rencana tersebut menandati ekspansi penuh militer Tiongkok di luar kegiatannya di Laut China Selatan, di mana mereka telah membangun pulau buatan, beberapa pelabuhan dan landasan udara.

Tiongkok membuka pangkalan militer pertamanya di Djibouti, Afrika pada pertengahan 2017. Meski ini adalah pangkalan Angkatan Laut pertama Tiongkok di luar negeri, namun Negeri Tirai Bambu ini menyebutnya sebagai fasilitas logistik. 


(WIL)