Penjaga Pantai Tiongkok Kerap Curi Ikan dari Nelayan Filipina

Sonya Michaella    •    Senin, 11 Jun 2018 16:02 WIB
tiongkokfilipina
Penjaga Pantai Tiongkok Kerap Curi Ikan dari Nelayan Filipina
Penjaga pantai Filipina yang berjaga di terumbu yang disengketakan. (Foto: AFP)

Manila: Pejabat tinggi Filipina mengklaim bahwa penjaga pantai Tiongkok kerap mencuri ikan hasil tangkapan para nelayan Filipina di dekat terumbu yang disengketakan, Pulau Luzon, yang masih bermuara ke Laut China Selatan.

Juru bicara Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Harry Roque menyatakan insiden itu terjadi di dekat Scarborough Shoal dan tindakan ini tidak dapat diterima.

"Penjaga pantai Tiongkok harusnya tidak berbuat seperti itu kepada nelayan Filipina," kata Roque, dikutip dari Strait Times, Senin 11 Juni 2018.

Disebutkan pula, Menteri Luar Negeri Filipina Alan Cayetano akan memanggil Duta Besar Tiongkok Zhao Jianhua untuk membahas masalah ini.

"Kami percaya Tiongkok akan mengambil langkah yang tepat untuk mencegah kejadian ini terulang lagi," tegasnya. 

Sementara itu, Roque juga membawa salah seorang nelayan yang dimintanya untuk menjelaskan kejadian tersebut. Romel Cejeula, sang nelayan, mengatakan bahwa hal itu biasa terjadi dan dilakukan oleh para penjaga pantai Tiongkok.

"Jumlah ikan yang ditangkap bisa mencapai 4 ribu Peso (setara dengan Rp2,3 juta) dengan memberi kami imbalan rokok, mi dan air yang nilainya tidak seberapa," ujar dia.

"Jika kami merapat hingga satu pekan, mereka bisa mengambil sampai dua atau tiga kali. Jika begitu, ikan kami sudah habis," lanjut dia.

Scarborough Shoal juga menjadi terumbu yang disengketakan antara Filipina dan Tiongkok. Terumbu ini dikuasai Tiongkok pada 2012 setelah kapal frigat Angkatan Laut Filipina mencegat delapan kapal nelayan Tiongkok yang dicurigai memburu karang dan kerang.

Akhirnya, Amerika Serikat menjadi mediator antara dua negara ini dan Filipina menarik kapalnya, namun Tiongkok tetap tinggal dan mengusir semua nelayan Filipina yang berusaha mendekat.

Di masa kepemimpinan Duterte, Tiongkok mulai melonggarkan cengkeramannya sejak tahun lalu dan nelayan-nelayan Filipina kembali diizinkan untuk mencari ikan di sekitar Scarborough Shoal. 


(WIL)