Pemerintah Tiongkok Sampaikan Duka untuk Korban Teror Surabaya

Fachri Audhia Hafiez    •    Selasa, 15 May 2018 08:53 WIB
Teror Bom di Surabaya
Pemerintah Tiongkok Sampaikan Duka untuk Korban Teror Surabaya
Ledakan terjadi di tiga lokasi di Surabaya, yakni di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), dan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, pada waktu yang hampir bersamaan. ANT/ Moch Asim

Beijing: Pemerintah Tiongkok menyatakan duka cita yang mendalam kepada para korban serangkaian ledakan bom di Kota Surabaya dan Sidoarjo.

"Kami berduka cita kepada para korban yang tidak bersalah dan menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban, baik luka maupun meninggal dunia," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lu Kang, seperti dilansir dari Antara, Selasa, 15 Mei 2018.

Pemerintah Tiongkok juga mengecam keras serangan teroris di Jawa Timur. "Kami menentang semua bentuk terorisme," ucap Lu.

Otoritas Negeri Tirai Bambu itu menyatakan kesiapannya meningkatkan kerja sama dengan pihak Indonesia dan komunitas internasional lainnya untuk memerangi terorisme.

"Kami siap bersama-sama melawan ancaman teroris untuk menjunjung tinggi perdamaian dan ketenangan di kawasan dan dunia," ujar Lu.

Seperti diketahui, bom meledak di tiga gereja di Surabaya pada Minggu pagi, 13 Mei 2018. Malamnya, ledakan bom juga terjadi di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo. Belum tuntas duka atas kejadian tersebut, Senin pagi, 14 Mei 2018, bom kembali meledak di pintu masPihak kepolisian merilis, korban tewas dalam rentetan insiden tersebut berjumlah 28 orang sementara jumlah korban luka-luka sebanyak 57 orang. Para korban tewas dan luka-luka termasuk anggota keluarga yang diduga menjadi pelaku pengeboman.


(SCI)