Iran Kecam Serangan Bom di Surabaya

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 14 May 2018 09:04 WIB
Teror Bom di Surabaya
Iran Kecam Serangan Bom di Surabaya
Teror bom di Surabaya. (Foto: Antara/Didik Suhartono).

Teheran: Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi mengecam keras serangan bom di Surabaya, Jawa Timur. Pemerintah dan rakyat Iran mengucapkan bela sungkawa kepada korban dan keluarga korban insiden ini.

"Iran mengecam segala bentuk tindakan brutal teroris, baik itu dilakukan individu atau kelompok di seluruh penjuru dunia," ucapnya, seperti dilansir dari keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri Iran yang diterima Medcom.id, Senin 14 Mei 2018.

Jubir menyampaikan tidak ada pembenaran untuk tindakan tidak manusiawi yang merusak persatuan di seluruh dunia. Qassemi mengatakan dunia harus melawan terorisme dan pendukung tindakan keji tersebut.

Baca: PBB Kutuk Keras Tragedi Bom Surabaya

Tiga ledakan bom di tiga lokasi berbeda serta menyasar gereja di Surabaya mendapat sorotan dari dunia. Sejumlah negara menyampaikan simpatinya kepada Indonesia, seperti Inggris dan Korea Selatan.

Serangan bom di tiga gereja ibu kota Jawa Timur tersebut diklaim oleh kelompok militan Islamic State (ISIS). Ledakan bom terjadi di Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, dan Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna.

Sejauh ini, korban tewas dari serangan di tiga gereja mencapai 13 orang, dengan 41 lainnya mengalami luka-luka. Menurut keterangan dari grup pemantau aktivitas terorisme, SITE, ISIS mengklaim aksi teror di Surabaya via situs propaganda berbahasa Arab, Amaq.


(WIL)