Pertemuan Menlu ASEAN

AICHR Didorong Proaktif Tingkatkan Kesadaran HAM Masyarakat ASEAN

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 05 Aug 2017 07:31 WIB
asean
AICHR Didorong Proaktif Tingkatkan Kesadaran HAM Masyarakat ASEAN
Pertemuan Menlu ASEAN dengan perwakilan AICHR di Manila, Filipina (Foto: Dok.Kemenlu RI).

Metrotvnews.com, Manila: Penegakan hak asasi manusia (HAM) kerap menjadi sorotan di negara-negara anggota ASEAN. Namun HAM juga menjadi salah satu pertimbangan dalam kerja sama ASEAN.
 
"AICHR (ASEAN Intergovernmental Commision on Human Rights) harus dapat tingkatkan pemahaman HAM di masyarakat ASEAN,” demikian disampaikan Menteri Luar Negeri RI Retno L.P Marsudi, pada pertemuan Menlu ASEAN dengan perwakilan AICHR di Manila, Filipina 4 Agustus.
 
Menlu Retno menegaskan pentingnya masalah HAM menjadi salah satu pertimbangan utama dalam kerja sama ASEAN. Apresiasi diberikan kepada kinerja AICHR dalam meningkatkan kesadaran masyarakat ASEAN akan penegakan HAM melalui pendekatan dialog dan konsultasi dengan seluruh pemangku kepentingan di kawasan.
 
Demi penegakan HAM sebagai pertimbangan utama kerja ASEAN, ke depannya AICHR diharapkan dapat lebih fokus pada isu-isu seperti, terorisme dan radikalisme, hak-hak kelompok rentan di ASEAN, termasuk pekerja migran, serta isu-isu yang terkait demokrasi, perdamaian dan moderasi. 
 
"Di dunia yang dihadapi dengan intoleransi dan kebencian, AICHR harus dapat memberikan perhatian kepada isu HAM terkait dengan terorisme dan radikalisme dan hak pekerja migran di ASEAN," tutur Menlu Retno, dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu 5 Agustus 2017.
 
Lebih lanjut, AICHR diharapkan dapat bekerja lebih keras dan proaktif dalam meningkatkan kesadaran HAM masyarakat ASEAN melalui pendidikan dan peningkatan kesadaran di sekolah-sekolah di seluruh tingkat pendidikan dan pendekatan langsung ke masyarakat, serta memanfaatkan semua jenis media, termasuk sosial media.
 
Menlu Retno juga mengharapkan kerja sama dari negara-negara anggota ASEAN untuk senantiasa mendukung AICHR, melalui upaya pemajuan dan perlindungan Hak Asasi Manusia di negara masing-masing. 
 
"Melalui dukungan positif dari semua pihak, AICHR dapat mampu mendukung terciptanya perdamaian, keamanan dan demokrasi serta pembangunan yang merata di wilayah Asia Tenggara," pungkas Menlu Retno.
 
Pertemuan Menlu ASEAN dengan AICHR merupakan mandat Terms of Reference AICHR yang disahkan oleh Menteri Luar Negeri ASEAN pada tahun 2009, yang dilakukan setiap tahun di sela-sela pertemuan Tahunan Menlu ASEAN. Adapun salah satu tujuan utama dari pertemuan tersebut adalah untuk menyampaikan perkembangan dari upaya AICHR  dalam pengarusutamaan HAM di ASEAN.



(FJR)