Kedatangan Menlu Lavrov Disertai Promosi Pesawat Komersial Baru Rusia

Fajar Nugraha    •    Rabu, 09 Aug 2017 18:35 WIB
indonesia-rusia
Kedatangan Menlu Lavrov Disertai Promosi Pesawat Komersial Baru Rusia
Menlu Rusia Sergey Lavrov (kiri) bersama Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017. (Foto: MTVN/Fajar Nugraha)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menawarkan pesawat komersil buatan Rusia kepada para pelaku industri penerbangan di Indonesia.

Pesawat jenis MS-21 buatan perusahaan Irkut ini, menjadi kebanggaan terbaru dari Rusia. "Kami ingin memperlihatkan bahwa pesawat ini sangat unik dan patut untuk dicoba," ujar Menlu Lavrov di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Lavrov pun berharap presentasi Irkut dalam mempromosikan MS-21 dapat memperkuat kemitraan Indonesia dan Rusia. "Semoga presentasi ini berjalan sukses," pungkas Lavrov.

Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik presentasi dari pihak MS-21. "Rusia adalah negara yang memiliki teknologi tinggi, maka pesawat ini adalah pesawat yang baik dan bisa digunakan oleh perusahaan. Diharapkan hal ini bisa berdampak baik," tuturnya.


Menlu Sergey Lavrov (dua kiri) dalam presentasi MS-21. (Foto: MTVN/Fajar Nugraha)

Budi mengharapkan presentasi tersebut bisa memupuk hubungan yang lebih baik antara Indonesia dan Rusia, di tengah industri penerbangan yang berkembang pesat. "Kami sudah operasikan 200 bandara dan lebih dari 1.000 aircraft. Untuk itu kami juga melakukan perawatan secara berkala," imbuh Menhub.

"Indonesia sudah punya standar internasional. Pernah ada ban (larangan) penerbangan maskapai Indonesia ke Eropa, tapi sekarang enggak ada lagi. Jadi dunia penerbangan Indonesia sangat cerah," jelasnya.

Mengenai MS-21, Budi Karya melihatnya sebagai pesawat penumpang kompetitif yang bisa memuat banyak orang. "Sekarang terserah pada maskapai di Indonesia apakah mau beli. Mereka bisa lihat-lihat," pungkasnya.

Perwakilan dari Irkut, Vladimir Sautov memaparkan mengenai pesawat yang mereka presentasikan. Menurutnya, perusahaan yang didirikan sejak 1934 itu sudah merakit berbagai jenis pesawat. Hingga kini sudah ada lebih dari 20 jenis pesawat yang didesain Irkut.

"Kami pernah pasok pesawat ke Indonesia juga dan beberapa negara di dunia. Kami produksi pesawat Sukhoi hingga suku cadang Airbus 321," katanya.

"Sementara untuk MS-21, kami sudah buat lebih dari 170 kerangka kontrak kerja sama dan pelatihan. Sebagai perusahaan, Irkut sudah punya standar Rusia dan internasional yang dipenuhi," tegasnya.

Menurut rencana, Irkut akan mengatakan presentasi besar di Indonesia untuk produknya. Mereka mengaku senang bisa mendapatkan dukungan dari Kemenhub.


Menlu Lavrov berjabat tangan dengan Menhub Budi Karya. (Foto: MTVN/Fajar Nugraha)



(WIL)