Mike Pence Tegaskan Komitmen Kemitraan Strategis AS-Indonesia

Sonya Michaella    •    Jumat, 21 Apr 2017 12:03 WIB
indonesia-as
Mike Pence Tegaskan Komitmen Kemitraan Strategis AS-Indonesia
Wakil Presiden AS Mike Pence (tengah) bersama Wapres RI Jusul Kalla di Hotel Shangrila, Jakarta, Jumat 21 April 2017. (Foto: MTVN/Sonya Michaella)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence kembali menekankan komitmen AS untuk terus melanjutkan kemitraan strategis dengan Indonesia di sela-sela pertemuan bisnis antara pebisnis AS dan Indonesia.

"Saat saya bertemu dengan Presiden Joko Widodo, saya menegaskan dan menyampaikan pesan dari Presiden Donald Trump bahwa AS berkomitmen kuat dalam kemitraan strategis dengan Indonesia," kata Pence dalam sambutannya di Hotel Shangrila, Jakarta, Jumat 21 April 2017.

Kemitraan strategis ini ditandai kesepakatan antara 11 perusahaan AS dengan Indonesia.

"Kenyataannya, perusahaan-perusahaan Amerika melihat potensi yang sangat besar di Indonesia. Investasi yang kami tanamkan di negara-negara anggota ASEAN lebih besar dari gabungan investasi di Tiongkok, India dan Jepang," sebutnya.

Pence membeberkan, dalam diskusinya bersama Jokowi kemarin, ia yakin bahwa AS dan Indonesia bisa melebarkan sayap dan membuka peluang besar di sektor perdagangan yang bebas dan adil. 

"Kami yakin dengan adanya win-win relationship untuk kedua negara dan rakyat masing-masing," ungkap mantan Gubernur Indiana ini.

Pence juga sempat menceritakan sejarah hubungan AS dan Indonesia sejak 1971, di mana fondasi kerja sama mulai dibentuk. "Sejak 1971, kami membawa kerja sama untuk perusahaan kedua negara agar bisa berinvestasi dan bertukar ide serta pengalaman," tuturnya.

"Saya sangat mengapresiasi kerja keras Presiden Jokowi di mana memang perusahaan kami banyak menemui masalah, tetapi beliau selalu mencari jalan keluar dan solusinya," tukas dia.

Sesudah menghadiri pertemuan bisnis dan juga American Community di Hotel Shangrila, Pence dijadwalkan bertolak ke Australia untuk melanjutkan tur Asia-nya. Sebelum kembali ke Washington DC, ia beserta istri dan dua putrinya akan menyambangi Hawaii.



(WIL)