PM Kamboja Ancam Bubarkan Partai Oposisi

Sonya Michaella    •    Senin, 11 Sep 2017 18:27 WIB
politik kamboja
PM Kamboja Ancam Bubarkan Partai Oposisi
PM Kamboja, Hun Sen. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Phnom Penh: Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengancam akan membubarkan partai oposisi utama pemerintah, Cambodia National Rescue Party (CNRP), jika terus mendukung pemimpinnya, Kem Sokha.

Sementara, Kem Sokha telah ditangkap dalam sebuah razia polisi di rumahnya, Minggu 3 September 2017, karena dituding berkhianat pada negara.

PM Hun Sen menuding dia melakukan pengkhianatan dengan didukung Amerika Serikat (AS).

Ia memperingatkan bahwa dukungan partai CNRP terhadap Kem Sokha dapat berujung pada pembubaran partai.

"Jika partai politik tersebut terus memblokade dan membela Kem Sokha, itu berarti partai tesebut juga pengkhianat sehingga tak ada ruang untuk CNRP beroperasi di Kamboja," kata Hun Sen, dikutip dari AFP, Senin 11 September 2017.

Pasalnya, hari ini, CNRP berupaya memblokade pemungutan suara parlemen. Voting dilakukan untuk memutuskan apakah Kem Sokha harus didakwa atau tidak.

Penangkapan menandai gencarnya kampanye melawan para pembangkang, media independen, dan setiap ancaman potensial terhadap kekuasaan Hun Sen.

Apalagi menjelang pemilu tahun depan, di mana Kem Sokha diperkirakan menjadi penantang utamanya.

Hun Sen, 65, memimpin Kamboja selama lebih dari tiga dekade. Mantan kader Khmer Merah yang menjadi salah satu sekutu regional terdekat Tiongkok itu dikenal sering mengkritik tajam AS.

Sementara, Kem Sokha, 64, memimpin oposisi utama Partai Penyelamatan Nasional Kamboja (CNRP), sejak pendahulunya mengundurkan diri pada Februari. Ia mengaku khawatir atas rencana pemerintah dalam membungkam dirinya.

 


(WIL)