Menlu Retno Minta Dubes RI di Amman Selidiki Kondisi di Al-Aqsa

Sonya Michaella    •    Selasa, 25 Jul 2017 16:12 WIB
palestina israel
Menlu Retno Minta Dubes RI di Amman Selidiki Kondisi di Al-Aqsa
Menlu Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan para perwakilan negara anggota OKI bahas isu Al-Aqsa (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Israel akhirnya memutuskan untuk mencopot detektor logam di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Untuk hal ini, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memerintahkan Duta Besar RI untuk Yordania yang juga merangkap Palestina untuk menyelidikinya.
 
Menlu Retno mengaku, pagi tadi, ia mendapat laporan lengkap dengan sejumlah foto bahwa detektor logam di Al-Aqsa sudah dicopot oleh pihak Israel.
 
 
"Saya minta ke dubes kita di Amman untuk mencari tahu apakah ada pemasangan alat lain untuk menggantikan detektor logam yang sudah dicopot ini," kata Menlu Retno, ketika ditemui di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa 25 Juli 2017.
 
"Sekali lagi, kita perlu dubes RI di sana untuk mengecek. Menurut laporan, masih dilakukan pengecekan badan dan dipasang kamera CCTV di Al-Aqsa," tambah dia.
 
Ketika ditanya apakah pencopotan detektor logam ini merupakan langkah melunaknya Israel, Menlu Retno masih ingin melihat perkembangan ke depannya.
 
"Kita lihat perkembangannya. Yang penting adalah hak untuk beribadah, karena itu adalah hak yang paling mendasar," tegas dia.
 
Lewat sebuah pemungutan suara, Kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memutuskan untuk mencopot detektor tersebut, setelah rapat kedua yang digelar semalam. 
 
Rapat yang berlangsung selama beberapa jam itu menjadi kelanjutan dari pertemuan yang digelar sehari sebelumnya.
 
"Kabinet keamanan Israel menerima semua rekomendasi badan keamanan untuk mengubah inspeksi ini (detektor logam)," sebut pernyataan dari kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
 
 
Pada 21 Juli pasukan Israel terlibat bentrok dengan warga Palestina di Yerusalem timur. Tiga warga Palestina dilaporkan tewas dalam kejadian ini.
 
Kejadian dipicu pembatasan akses masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa. Bentrok sendiri terjadi saat warga Yerusalem melakukan aksi protes dengan salat Jumat di luar kompleks Masjid Al-Aqsa. 
 

 


(FJR)