5 ABK WNI dari Kapal Jepang yang Tenggelam Akan Dipulangkan

Marcheilla Ariesta    •    Jumat, 24 Nov 2017 08:44 WIB
kecelakaan kapalperlindungan wni
5 ABK WNI dari Kapal Jepang yang Tenggelam Akan Dipulangkan
Ilustrasi: Metrotvnews.com

Davao: Sebanyak lima warga negara Indonesia (WNI) anak buah kapal (ABK) ikan berbendera Jepang, Daiichi Fisher Tokumaru/Tokumaru No. 1, saat ini ditampung di Wisma Konsulat Jenderal RI (KJRI) Davao. Mereka tengah menanti proses kepulangan kembali ke Tanah Air.
 
Para ABK WNI diidentifikasi sebagai Romadhon, Muhammad Rafles Saputra, Teguh Wahyu Utomo, Alizar dan Reza Indrawan.
 
 
Dari keterangan lima WNI tersebut, kapal yang mereka awaki pecah dan tenggelam usai bertabrakan dengan kapal ikan Filipina, F/V Jocelyn pada tanggal 20 November 2017 sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Kapal mereka tenggelam di perairan sekitar 370 km Barat Daya Palau, Mikronesia.
 
Tak lama setelah kejadian, upaya pencarian dilakukan. Namun, pada 21 November malam, ketujuh ABK yang hilang, terdiri dari 5 WNI dan 2 warga Jepang, berhasil ditemukan kapal F/V Jocelyn.
 
Mereka kemudian dibawa ke Pelabuhan General Santos, Filipina. Sebelum ditemukan, para ABK berhasil menyelamatkan diri dengan sekoci dan terapung selama satu malam.
 
"Setelah menerima informasi tersebut, dengan mempertimbangkan lokasi kejadian, Kemlu melakukan komunikasi dengan KBRI Tokyo dan KJRI Davao," demikian dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com dari Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, Jumat, 24 November 2017.
 
Mendengar informasi lima WNI telah dibawa ke General Santos, pada tanggal 23 November, KJRI Davao menugaskan dua orang Perlindungan WNI  untuk melihat kondisi mereka. Namun demikian, karena keterbatasan fasilitas keimigrasian di General Santos, pada hari yang sama kedua pejabat perlindungan WNI KJRI Davao berhasil memperoleh ijin untuk membawa seluruh awak kapal ke Davao untuk diproses keimigrasian di Kantor Imigrasi Davao City.
 
Kapal ikan Tokumaru No. 1 milik Asosiasi Koperasi Perikanan Daha. Dengan berbagai upaya duet KJRI Davao dan KBRI Tokyo, pihak agen pengirim telah memberikan komitmen pembayaran tiket pemulangan serta hak-hak ABK lainnya.



(FJR)