Saling Hormat, Landasan Hubungan RI dengan Negara Lain

Sonya Michaella    •    Selasa, 21 Nov 2017 17:25 WIB
diplomasi luar negeri
Saling Hormat, Landasan Hubungan RI dengan Negara Lain
Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT APEC di Vietnam pekan lalu (Foto: AFP).

Jakarta: Peran Tiongkok kini cenderung lebih besar daripada peran Amerika Serikat (AS) di Indonesia, khususnya untuk proses suksesi kepemimpinan di Indonesia. Pendapat ini diutarakan oleh mantan Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Najib.

"Saya melihat peran Amerika tidak sebesar dulu. Peran Tiongkok kini lebih besar di Indonesia," ujar Najib dalam paparannya di diskusi publik di diskusi publik 'Demokratisasi di Dunia Islam: Perbandingan Indonesia', Turki dan Mesir' di Jakarta, Selasa 21 November 2017.

"Kita lihat di event-event internasional, Donald Trump lebih cenderung peduli dengan negaranya sendiri dan tidak peduli dengan negara lain," lanjut dia.

Menurut Najib, bukan berarti Amerika sama sekali tidak memengaruhi Indonesia, melainkan porsinya berkurang, tidak seperti pemimpin-pemimpin sebelumnya.

Namun, pernyataan ini disanggah oleh Direktur Asia Timur dan Pasifik Kementerian Luar Negeri RI Edi Yusup. Menurutnya, tidak ada besar atau kecilnya pengaruh sebuah negara terhadap Indonesia.

"Menurut saya tidak ada ya. Indonesia kan juga negara besar. Hubungan Indonesia dengan negara manapun didasarkan pada prinsip saling menguntungkan dan saling menghormati," tegas Edi ketika dihubungi Metrotvnews.com.

"Kalau kerja sama, contohnya saja ekonomi dan investasi, kita dengan Tiongkok memang meningkat cukup tajam," ungkap dia lagi.

Sementara itu, pertemuan terakhir Jokowi dengan Trump terjadi di sela-sela KTT G20 di Jerman pada Juli kemarin. Dalam pertemuan itu, kedua kepala negara menyepakati peningkatan kerja sama di sektor perdagangan dan pemberantasan terorisme.

Jokowi mengungkapkan, hubungan perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat sangat beragam, mulai dari kelapa sawit, kedelai sampai ke pesawat terbang. Bahkan, Indonesia mengimpor kedelai dalam jumlah yang besar.


(FJR)