Kuliner Indonesia Jadi Sorotan di Bazar Amal Internasional Beijing

   •    Senin, 30 Oct 2017 13:19 WIB
indonesia-tiongkok
Kuliner Indonesia Jadi Sorotan di Bazar Amal Internasional Beijing
Stan KBRI Beijing banyak dikunjungi sejak pagi hari. (Foto: KBRI Beijing)

Metrotvnews.com, Beijing: Di penghujung akhir pekan, tepatnya Minggu 29 Oktober 2017, KBRI Beijing menggelar festival jajanan kuliner dan promosi budaya nusantara dalam bazar amal internasional bertajuk "Cinta Tak Kenal Batas." 

Bazar amal ini diprakarsai Madame Qian Wei, istri dari Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok Wang Yi. Kehadiran Menlu Wang dalam pembukaan menandakan kegiatan tersebut dipandang penting oleh Negeri Tirai Bambu.

Stan KBRI Beijing merupakan salah satu dari 100 lebih stan perwakilan asing dan organisasi internasional serta puluhan perusahaan setempat yang paling dipadati pengunjung. Worker's Stadium atau dalam bahasa setempat lebih dikenal dengan "Gong Ti", yang berjarak hanya sekitar 2 km dari KBRI Beijing, dipilih sebagai lokasi bazaar. 


Menlu Wang Yi hadir dalam pembukaan. (Foto: KBRI Beijing)

Dalam rilis yang diterima Metrotvnews.com, Senin 30 Oktober 2017, keseluruhan hasil transaksi bazaar didedikasikan untuk mendukung pembangunan fasilitas rumah sehat bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil di Provinsi Yunnan.

Dijadwalkan buka 09.30 pagi waktu setempat, stan KBRI Beijing sudah diserbu pengunjung sejak pukul 08.00. Cuaca cukup cerah, namun suhu menunjukkan angka 2 derajat Celcius. Pengunjung pun mencari kudapan yang dapat menghangatkan tubuh. 

Kuliner khas Indonesia yang disediakan antara lain nasi goreng, mie goreng, sate ayam, kerupuk, kue lapis legit, pastel, martabak manis, dan kue pandan. Beberapa produk unggulan Indonesia seperti kopi dan aneka makanan ringan juga banyak diminati. 


Sate ayam banyak diserbu pengunjung. (Foto: KBRI Beijing)

Berukuran 9m x 3m dengan sentuhan dekorasi khas budaya Indonesia, stan KBRI Beijing juga memperkenalkan beragam produk garmen dan kerajinan tangan dengan ciri khas budaya Tanah Air, seperti tas anyam, aneka pakaian batik dan aksesoris menarik lainnya. Di antara seluruh produk bermotif batik, selendang batik bahan sutra menjadi incaran utama, khususnya di kalangan ibu-ibu dan remaja putri. 

Setelah menyambut kunjungan Menlu Wang Yi dan Madame Qian Wei serta segenap rombongan, istri Duta Besar RI untuk RRT, Ibu Aslida N. Rahardjo selaku Ketua Umum Darma Wanita Persatuan KBRI Beijing, tak segan turun tangan langsung melayani pengunjung. Sampai stan ditutup pada sore hari, tidak kurang dari 400 pengunjung dewasa dan anak-anak silih berganti memadati stan KBRI Beijing.

Partisipasi Indonesia dalam kegiatan kali ini tidak hanya untuk mempromosikan khasanah kuliner, warisan seni budaya Indonesia dan potensi destinasi wisata. Namun tujuannya lebih dalam lagi, yakni keikutsertaan Indonesia diharapkan dapat mempererat dan mengukuhkan jalinan persahabatan RI dan RRT, termasuk melalui hubungan antarmasyarakat kedua negara. 



(WIL)