UNDP dan Pemerintah Dorong Kaum Muda Rawat Laut Indonesia

Wahyu Dwi Anggoro    •    Rabu, 04 Oct 2017 12:51 WIB
indonesia-pbb
UNDP dan Pemerintah Dorong Kaum Muda Rawat Laut Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (Foto:MTVN/Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perairan Indonesia terkenal dengan pantai, samudra, kekayaan mineral dan kehidupan lautnya, namun keanekaragaman hayati laut Indonesia terancam oleh sampah plastik laut, penangkapan ikan ilegal dan tantangan lainnya. 

Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) dan Rappler Indonesia menggelar Social Good Summit (SGS) 2017 dengan tujuan menggerakkan kaum muda untuk menjawab tantangan yang mungkin menghambat atau bahkan merusak keanekaragaman hayati laut Indonesia.

"Kita di sini untuk membahas bagaimana kita sebagai individu, komunitas dan masyarakat dapat membuat perbedaan untuk membuat lautan kita berkelanjutan bagi generasi sekarang dan masa depan," kata Kepala Perwakilan PBB di Indonesia Anita Nirody di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 4 Oktober 2017.

"Oleh karena itu peranan kaum muda adalah kunci," tambahnya.

Pemerintah Indonesia turut mendorong kaum muda dan masyarakat untuk menjadi invoatif untuk mengurangi limbah dan sampah yang pada akhirnya berakhir di lautan dan mengancam kehidupan laut. Data pemerintah menunjukkan bahwa70 pper setidaknya 80 persen sampah plastik laut yang berada di wilayah perairan Indonesia bersumber dari wilayah daratan Indonesia sendiri.

"Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengurangi sampah plastik laut hingga 70 persen pada 2025. Itu adalah target yang kita tetapkan. Sekarang adalah bagaimana cara kita mencapainya," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam pidato sambutannya.

"Ini tidak akan bisa diselesaikan dalam waktu satu atau dua tahun. Ini akan memakan cukup waktu. Ini akan menjadi tugas generasi kalian juga sebagai kaum muda Indonesia," lanjutnya.

SGS merupakan acara tahunan UNDP yang ikut diprakarsai oleh Indonesia. Acara ini telah menyebar ke lebih dari 80 kantor UNDP di dunia, termasuk Indonesia.

UNDP telah bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam beberapa inisiatif laut seperti Program Aksi Ekosistem Laut Arafura dan Timor Tahap 2 dan Rantai Pasokan Berkelanjutan Global untuk Komoditas Laut.





(WAH)