Korut Tunda Dialog dengan Korsel dan Ancam Tak Mau Temui AS

Sonya Michaella    •    Rabu, 16 May 2018 08:25 WIB
korsel-korut
Korut Tunda Dialog dengan Korsel dan Ancam Tak Mau Temui AS
Raptor F-22 Angkatan Udara AS yang lepas landas dari Pangkalan Udara Gwangju. (Foto: AFP)

Pyongyang: Korea Utara (Korut) menunda pertemuan tingkat tinggi dengan Korea Selatan (Korsel) yang rencananya dilaksanakan hari ini.

Pertemuan ini akan membahas kesepakatan resmi untuk mengakhiri perang Korea dan denuklirisasi lengkap.

Penundaan ini disebabkan adanya latihan militer Korsel bersama Amerika Serikat (AS) yang disebut Korut sebagai provokasi.

"AS harus melakukan upaya untuk menciptakan atmosfer saling menghormati dan percaya diri sebelum dialog dengan Korut. Bukan mengeluarkan lelucon bodoh yang dapat membalikkan tren yang sudah diusahakan Korsel," sebut pemerintah Korut, dikutip dari KCNA, Rabu 16 Mei 2018.

Tak hanya membatalkan pertemuan dengan Korsel, Korut juga mengancam pertemuan antara Kim Jong-un dan Presiden Donald Trump bisa saja batal karena hal ini.

Baca juga: Pembelot Sebut Korut Tidak akan Hentikan Program Nuklir

"Latihan tersebut menargetkan kami. Ini tantangan nyata terhadap Deklarasi Panmunjom dan provokasi militer yang disengaja," tulis KCNA lagi.

Media pemerintah Korut itu pun menyebutkan, latihan militer ini sangat disengaja dan bertentangan dengan perkembangan positif yang berkembang saat ini di Semenanjung Korea.

Sementara itu, Pentagon berujar bahwa latihan 'Max Thunder' yang dimulai 14 Mei kemarin tersebut bersifat rutin dan defensif. Latihan tempur udara ini juga mengerahkan pesawat siluman AS dan pesawat pengebom B-52.

Seorang juru bicara Pentagon mengatakan, latihan akan berlangsung di pangkalan udara Gwangju dalam skala yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. 



(WIL)