Dubes 11 Negara Bantu Pembangunan Rumah Layak Huni di Sentul

Marcheilla Ariesta    •    Sabtu, 12 May 2018 12:27 WIB
indonesia-as
Dubes 11 Negara Bantu Pembangunan Rumah Layak Huni di Sentul
Dubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan membantu pembangunan rumah layak huni di Sentul, Bogor, Jabar, 12 Mei 2018. (Foto: Marcheilla Ariesta)

Sentul: Duta besar 11 negara sahabat bersama-sama membangun rumah layak huni untuk warga Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Sabtu 12 Mei 2018. Sebelas rumah dibangun untuk warga yang membutuhkan.

Kegiatan ini dilakukan atas kerja sama Habitat, lembaga non-profit pemerintah yang berfokus pada pembangunan rumah layak huni. Lembaga yang pertama kali berdiri di Amerika Serikat (AS) ini membuat program bertajuk Ambassador Dig ini sejak 2014.

Kegiatan ini yang keempat kalinya dilakukan di Indonesia.

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Joseph Donovan, mengatakan pihaknya mendukung pembangunan rumah layak huni bagi keluarga yang membutuhkan.

"Kami mendukung rumah layak adalah hak dasar dari keluarga, yang pada gilirannya memberikan kontribusi untuk membangun masyarakat berkelanjutan dan ekonomi yang kuat," ujar Donovan di lokasi pembangunan rumah Sentul, Jawa Barat, Sabtu 12 Mei 2018.


Dubes Jepang ikut membantu pembangunan rumah. (Foto: Marcheilla Ariesta)

Dubes Donovan menambahkan program Ambassador Dig ini didukung Kedubes AS di Jakarta, untuk memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan masyarakat di Indonesia yang berpenghasilan rendah.

Selain membangun rumah layak huni, program ini juga ditujukan agar masyarakat mendapatkan akses air bersih. Nantinya juga akan dibangun perpustakaan untuk pendidikan anak-anak warga di desa tersebut.

Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia David Andre Ardhani mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukungan besar yang diberikan untuk program ini.

"Kami berterima kasih mendapatkan dukungan dari para duta besar, diplomat dan para pemimpin dari sektor publik dan privat, dalam membangun rumah layak huni dan fasilitas di Tanah Air, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah," ucap Andre.


Target program adalah warga berpenghasilan rendah. (Foto: Marcheilla Ariesta)

Beberapa dubes yang hadir adalah Donovan, Dubes Jepang Mashafumi Ishii, Dubes Uni Eropa Vincent Guerrend, Dubes Hungaria Judith Nemeth-Pach dan beberapa lainnya.

Habitat berdiri di Indonesia sejak 1997. Selama itu, sudah 52 ribu rumah dibangun di berbagai penjuru Indonesia.


(WIL)