Ratusan Warga Thailand Berdemo Tagih Janji Reformasi

Sonya Michaella    •    Selasa, 22 May 2018 12:46 WIB
politik thailand
Ratusan Warga Thailand Berdemo Tagih Janji Reformasi
Demo warga Thailand menuntut reformasi. (Foto: AFP)

Bangkok: Ratusan orang berbondong-bondong berjalan menuju gedung pemerintahan Thailand untuk berdemo menandai empat tahun kekuasaan Junta Militer. 

Hari ini, 22 Mei, merupakan peringatan kudeta empat tahun Junta Militer yang menggulingkan pemerintah terpilih Thailand pada 2014.

Dilansir dari AFP, Junta Militer berjanji akan adanya reformasi dan rekonsilisasi untuk Thailand yang terpecah secara politik. Namun, hingga saat ini masih ditunda.

Bahkan, Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha yang melancarkan kudeta empat tahun lalu, tampaknya tidak terlalu peduli ketika ditagih janjinya oleh para rakyat Bangkok. 

Para pedemo membawa karikatur Prayuth dengan hidung panjang seperti tokoh kartun Pinokio, yang mengartikan bahwa Prayuth telah membohongi rakyat. 

"Ini adalah peringatan empat tahun kudeta dan saya pikir sekarang adalah waktunya untuk Thailand berubah," kata Rangsiman Roma, salah satu aktivis.

Pergerakan mahasiswa dan aktivis ini pun diblokade oleh polisi agar tak sampai ke pusat pemerintah di Bangkok. Sekitar 3.200 petugas dikerahkan untuk menghalau para pengunjuk rasa.

Meski tidak ada penangkapan, tetapi situasi sempat ricuh karena terjadi aksi saling dorong antara pedemo dan petugas polisi.


(WIL)