Mahathir akan Batalkan Proyek Kereta Malaysia-Singapura

Willy Haryono    •    Senin, 28 May 2018 19:00 WIB
politik malaysia
Mahathir akan Batalkan Proyek Kereta Malaysia-Singapura
PM Malaysia Mahathir Muhamad di Putrajaya, 21 Mei 2018. (Foto: AFP/MANAN VATSYAYANA)

Kuala Lumpur: Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad bertekad membatalkan proyek kereta api cepat rute Kuala Lumpur menuju Singapura, Senin 28 Mei 2018. Ia menegaskan tekadnya membatalkan proyek ini sudah final.

Proyek kereta cepat Malaysia-Singapura sudah disepakati beberapa tahun lalu. Kereta ini diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan hingga 90 menit dari durasi normal lebih kurang lima jam via jalur darat.

"Proyek ini tidak menguntungkan. Ini akan menghabiskan banyak uang kita. Kita tidak akan mendapatkan uang dari semua operasi ini," tegas Mahathir, seperti dikutip dari AFP.

Meski begitu, proyek tidak dapat dibatalkan begitu saja karena telah ada perjanjian dengan Singapura. "Tentu saja kita harus berbicara terlebih dahulu dengan Singapura," ungkap dia.

Kementerian Transportasi Singapura belum dapat dimintai komentar terkait pernyataan Mahathir.

Keputusan Mahathir akan membuat Singapura khawatir, karena saat pria 92 tahun itu berkuasa di masa lalu, hubungan kedua negara relatif buruk.

Hubungan Malaysia dengan Singapura mulai menghangat saat Najib Razak terpilih menjadi perdana menteri. Namun Najib dikalahkan Mahathir dalam pemilihan umum lalu, yang membuat Singapura mengamati perkembangan di Negeri Jiran dengan seksama.


(WIL)