Tiongkok Gagalkan Rencana Pembunuhan Keponakan Kim Jong-Un

Sonya Michaella    •    Rabu, 01 Nov 2017 09:54 WIB
pembunuhan kim jong-nam
Tiongkok Gagalkan Rencana Pembunuhan Keponakan Kim Jong-Un
Anak Kim Jong Nam yang juga keponakan Kim Jong Un, Kim Han Sol. (Foto: Independent)

Metrotvnews.com, Beijing: Polisi Tiongkok mengklaim telah menggagalkan sebuah rencana pembunuhan yang menargetkan keponakan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un. 

Harian Korea Selatan (Korsel) JoongAng Ilbo melaporkan bahwa polisi Tiongkok menahan dua agen Korut yang diduga bertugas untuk melacak Kim Han Sol, yang tak lain adalah anak dari Kim Jong-nam, yang diduga tewas dibunuh pada 13 Februari 2017 di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia.

Dikutip dari Strait Times, Rabu 1 November 2017, tujuh orang dari agen mata-mata Korut, Reconnaissance General Bureau dikirim ke Beijing untuk menargetkan Han Sol.

Sementara itu, pihak berwenang Tiongkok berhasil menemukan sebuah plot. Tujuh orang ini telah ditangkap dan ditahan di sebuah fasilitas khusus di pinggir kota Beijing.

Han Sol, selama ini hidup di Macau di bawah perlindungan Tiongkok karena Kim Jong-Nam diasingkan oleh Korut. Han Sol tidak pernah menampakkan diri, bahkan sejak kasus mendiang ayahnya mencuat sampai dunia internasional.

Terakhir, ia terlihat dalam sebuah video yang diunggah oleh situs kelompok kemanusiaan Cheollima Civil Defence.

Organisasi tersebut mengatakan, telah memindahkan anggota keluarga Kim Jong Nam, termasuk Han Sol ke tempat yang aman. Dalam sebuah pernyataan, kelompok tersebut mengucapkan terima kasih kepada empat negara, termasuk Tiongkok dan Amerika Serikat karena telah memberikan bantuan.

Kim Jong-Nam tewas karena terkena racun saraf VX yang diduga dilakukan oleh dua wanita yakni Siti Aisyah asal Indonesia dan Doan Thi Huong asal Vietnam.

Di pengadilan yang kini tengah digelar maraton, kedua wanita tersebut mengaku tidak bersalah.

Di samping itu, Korsel meyakini pembunuhan Kim Jong Nam diperintahkan oleh Kim Jong-Un untuk menyingkirkannya sebagai saingan.


(FJR)