Serius Serang Guam, Korut Sebut Peringatan Trump 'Omong Kosong'

Willy Haryono    •    Kamis, 10 Aug 2017 08:52 WIB
korea utaranuklir korea utara
Serius Serang Guam, Korut Sebut Peringatan Trump 'Omong Kosong'
Peluncuran empat misil balistik oleh Korut pada 7 Maret 2017. (Foto: KCNA)

Metrotvnews.com, Pyongyang: Korea Utara mencemooh peringatan "api dan kemarahan" dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan menyebutnya hanya sebagai "omong kosong." 

Pyongyang kemudian mengumumkan rencana detail untuk meluncurkan misil balistik ke arah Guam, tempat berdirinya instalasi militer AS. 

"Dialog tidak dimungkinkan dengan pria seperti dia (Trump), dan hanya kekuatan absolut yang akan berjalan efektif," kata Jenderal Kim Rak-gyom dari militer Korut, seperti dilaporkan KCNA dan dikutip Guardian, Kamis 10 Agustus 2017. 

Sang jenderal memaparkan rencana meluncurkan empat misil jarak menengah yang akan terbang di atas Jepang dan kemudian mendarat di perairan dekat Guam. 

"Roket-roket Hwasong-12 yang diluncurkan KPA (Pasukan Rakyat Korea) akan melintasi langit di atas Shimani, Hiroshima dan Koichi Jepang," sebut pernyataan militer Korut. 

"Keempat roket itu akan terbang sejauh 3.356,7 kilometer selama 1.065  detik, dan akan mendarat di air sekitar 30 hingga 40 km dari Guam," lanjutnya. 

Disebutkan Korut rencana tersebut akan siap dieksekusi pada pertengahan Agustus sembari menanti perintah resmi dari Kim Jong-un.

Sebelumnya Trump memperingatkan Korut untuk tidak lagi mengancam AS dengan program misil dan nuklir. Ia mengancam akan menghadirkan "api dan kemarahan" jika Korut terus mengejar ambisinya. 

Retorika tersebut bertolak belakang dengan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson yang ingin menempuh jalur dialog. 

"Trump telah mengeluarkan omong kosong mengenai 'api dan kemarahan' yang sama sekali tidak membantu di situasi genting saat ini. Peringatan tersebut telah membuat geram para tentara Hwasong dari KPA," ujar militer Korut.

 


(WIL)