Presiden Filipina Klaim Dirinya Batalkan Pertemuan dengan Obama

Fajar Nugraha    •    Selasa, 13 Sep 2016 14:11 WIB
filipina
Presiden Filipina Klaim Dirinya Batalkan Pertemuan dengan Obama
Presiden Filipina Klaim Dirinya Batalkan Pertemuan dengan Obama (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Manila: Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengklaim bahwa dirinya yang membatalkan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama. Pertemuan itu sedianya dilakukan di sela-sela KTT ASEAN pekan lalu.
 
Sebelum pelaksanaan KTT ASEAN, Duterte memicu kontroversi dengan menyebut Presiden Obama dengan "anak pelacur". Ucapannya itu memicu Obama untuk membatalkan rencana pertemuan antara kedua presiden. 


Duterte terlibat kontroversi dengan Presiden Barack Obama (Foto: AFP)

 
Tetapi pada Senin 12 September Duterte menyebutkan bahwa dirinyalah yang membatalkan rencana pertemuan itu. Hal ini dilakukannya sebagai bentuk balasan untuk AS yang terus mengkritik cara Filipina dalam upaya memerangi peredaran narkotika.
 
"Saya sengaja tidak menghadiri pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat," ujar Duterte di hadapan pejabat kepolisian dan militer Filipina, seperti dikutip AFP, Selasa (13/9/2016).
 
"Pertemuan itu benar-benar saya hindari. Anda tidak bisa mengajari seorang presiden dari negara yang berdaulat. Bahkan untuk seorang Obama," tegasnya.
 
"Sebuah kesalahan besar bagi dia untuk melakukan hal seperti itu. Itu sebabnya saya bersumpah untuk melawannya (Obama)," pungkas Duterte.
 
Mantan Wali Kota Davao itu mengecam mereka yang telah melontarkan kritikan terhadap pemerintahannya, dengan alasan pelanggaran atas HAM. Duterte pun kemudian menegaskan para pejabat keamanan untuk tetap membunuh para pengedar dan narkoba dan pelaku kriminal lainnya.

Aksi yang memicu kecaman internasional Duterte menggantikan Benigno Aquino tahun ini setelah menjanjikan untuk menghabisi puluhan ribu pelaku kriminal. Pihak keamanan pun terus melakukan perintahnya sejak Juli lalu.

Tetapi tindakannya itu memicu rangkaian kecaman dari dunia internasional, termasuk dari Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-Moon dan AS. Ketika di KTT ASEAN, Duterte bahkan tidak ingin bertemu dengan Sekjan Ban.

Meski pertemuan dengan Obama batal, Duterte sempat berbicara singkat dengan Presiden ke-44 AS itu di KTT ASEAN di Vientiane, Laos. Obama pun meminta agar Duterte mengatasi peredaran narkoba dengan cara yang benar dan Duterte menanggapinya dengan menyebutkan hal ini bukan urusan Amerika Serikat.

 
 



(FJR)

Hillary Clinton Janjikan Biaya Kuliah Gratis

Hillary Clinton Janjikan Biaya Kuliah Gratis

20 hours Ago

Dalam kampanyenya bersama Bernie Sanders, Calon Presiden Amerika Serikat Hillary Clinton menyatakan…

BERITA LAINNYA