Australia Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Marcheilla Ariesta    •    Sabtu, 15 Dec 2018 12:56 WIB
politik australiaisrael palestina
Australia Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Perdana Menteri Australia Scott Morrison. (Foto: AFP).

Sydney: Pemerintah Australia mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel. Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengumumkan pergeseran kebijakan luar negeri itu.

"Australia sekarang mengakui Yerusalem Barat, yang menjadi pusat pemerintahan Knesset (Parlemen Israel) dan banyak lembaga pemerintahan, adalah ibu kota Israel," katanya dalam sebuah pidato di Sydney dilansir dari laman ABC, Sabtu 15 Desember 2018.

Meski demikian, Morrison mengatakan pemindahan kedutaan besar dari Tel Aviv tidak akan segera dilakukan. 

Sementara itu, terkait solusi dua negara, Pemerintah Australia telah memutuskan untuk mengakui aspirasi rakyat Palestina. Mereka mengatakan rakyat Palestina memiliki masa depan dengan ibu kota di Yerusalem.Timur.

Morrison memilih menunda pemindahan kedutaan besar Australia dari Tel Alviv. Negeri Kanguru berencana untuk mendirikan kantor perdagangan dan pertahanan di Yerusalem barat.

"Kami berharap pindahkan kedubes kami ke Yerusalem Barat ketika mungkin, untuk mendukung dan setelah penentuan status akhir," ucapnya.

Pada Oktober lalu, Morrison pertama kali mengumumkan rencana Australia mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Banyak yang mengatakan itu adalah langkahnya mengamankan suara warga Yahudi yang ada di Australia.

Jelang pengumuman ini, Australia bahkan mengeluarkan imbauan perjalanan ke Indonesia. Pasalnya Indonesia merupakan negara tetangga yang sangat mendukung kemerdekaan Palestina.

Bahkan, usai Negeri Kanguru menyampaikan pertimbangan itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi langsung memanggil Duta Besar Australia Gary Quinlan dan mempertanyakan posisi Australia terhadap solusi dua negara.


(FJR)